PAMEKASAN, RadarMadura.id- Kompetensi relawan Madrasah Memanggil angkatan kedua tidak perlu diragukan. Diantara mereka, juga ada yang memiliki bakat tarik suara. Bakat itu, mereka tularkan kepada para siswa-siswi Madrasah Al-Khalili, Desa Bulangan Barat, Kecamatan Pegantenan, Pamekasan.
Relawan yang dimaksud yaitu Nadiyah Muhimmah dan Siti Ainur Mutmainnah. Mereka mengajari siswa membaca al-quran dengan tartil dan bersolawat dengan baik.
Mereka diajari mulai dari makhorijul huruf, dan juga nada. Siswa secara bergantian menirukan bacaan ayat al-quran yang dibaca oleh relawan.
"Mereka juga diajari cara membaca solawat," ujar Siti Ainur Mutmainnah yang didampingi Nadia Muhimmah.
Perempuan yang akrab disapa Iin tersebut mengaku senang karena siswa-siswi bisa meniru dengan baik dan kompak saat membaca al-quran.
"Suaranya ada yang bagus dan merdu, dan mereka juga berani untuk tampil atau mencoba," ungkapnga.
Sementara itu, Nadia mengaku memiliki jadwal empat kali pertemuan untuk membimbing siswa-siswi dalam membaca al-quran dan salawat.
"Kami semangat untuk datang ke lembaga ini untuk mendidik anak-anak," ucapnya.
Sementara itu, ustadz Zain, guru di yayasan Al-Khalili mengapresiasi program Madrasah Memanggil. Gerakan ini menurutnya sangat membantu terhadap kebutuhan madrasah.
"Kami selama ini memang sangat menginginkan ada guru atau relawan yang melatih peserta didik kami bisa tartil dan solawat. Termasuk juga bisa mengajar dan memotivasi siswa kami di kelas," ucapnya.
Sebab itu, dia berterimakasih kepada relawan yang telah rela mengabdikan dirinya di lembaganya. "Terimaksih relawan dari alumni IAIN dan juga mahasiswi Unija," pungkasnya. (sin/dry)
Editor : Hendriyanto