MDP Tindak Lanjuti Dugaan Malapraktik RSIA Puri Bunda Madura

Amin Bashiri • Dipublikasikan Selasa, 22 September 2026 | 19:08 WIB
SERIUS: MDP Pusat meminta keterangan dari korban dugaan kelalaian medis RSIA Puri Bunda Madura, Minggu (13/9).
SERIUS: MDP Pusat meminta keterangan dari korban dugaan kelalaian medis RSIA Puri Bunda Madura, Minggu (13/9).

PAMEKASAN, RadarMadura.id – Penyelidikan kasus dugaan malapraktik di RSIA Puri Bunda Madura masih bergulir di Mapolres Pamekasan.

Penyidik masih menunggu balasan surat dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Ikatan Dokter Indonesia (IDI), dan Majelis Disiplin Profesi (MDP) pusat.

Kuasa hukum keluarga korban, Muhammad Rizkianto, mengatakan, MDP telah menemui keluarga korban dugaan kelalaian medis, Minggu (13/9).

Dalam pertemuan tersebut, MDP meminta keterangan dari korban dan pihak keluarga terkait dugaan kelalaian medis yang dilaporkan.

”MDP bertanya mengenai kronologi kejadian yang dialami korban. Kami menyampaikan secara terperinci terkait kejadian tersebut, mulai dari awal hingga proses penanganannya,” ungkap Rizki kemarin.

Menurutnya, keterangan yang diperoleh MDP akan menjadi bagian dari proses pemeriksaan.

Berdasarkan informasi yang didapat, hasil pertemuan dan keterangan tersebut selanjutnya akan disampaikan kepada Polres Pamekasan.

”Juga ada pemeriksaan tanda tangan. Korban dan suaminya dimintai tanda tangan di kertas kosong, katanya buat pembanding,” sebutnya. 

Rizki berharap penanganan kasus tersebut tidak berlarut-larut. Sebab, proses yang berjalan selama ini dinilai cukup lancar.

”Semoga segera menemukan keadilan buat adik sepupu saya,” harapnya.

Sementara itu, Kasihumas Polres Pamekasan Ipda Yoni Evan Pratama belum dapat dimintai keterangan terkait perkembangan penanganan kasus tersebut.

”Saya masih di Malang, menunggui anak yang sedang sakit,” jawabnya singkat.

Diketahui, sejauh ini sudah terdapat lima pihak dimintai keterangan. Mereka yakni korban berinisial QQ, 29, warga Kecamatan Pakong, pada Selasa (14/7); suami korban berinisial EH dan kuasa hukum keluarga korban pada Sabtu (4/7); pihak RSUD Dr. Soetomo Surabaya pada Selasa (4/8); serta manajemen RSIA Puri Bunda Madura. (lil/jup) 

Editor : Amin Bashiri
MDMP RSIA Puri Bunda Madura dugaan malapraktik