Dewan Minta Guru Sekolah Alam Excellentia Pamekasan Sisipkan Pendidikan Karakter

Hera Marylia Damayanti • Dipublikasikan Senin, 10 Agustus 2026 | 20:02 WIB
BERI PEMAHAMAN: Anggota Komisi VIII DPR RI Ansari saat mengisi kegiatan di Sekolah Alam Excellentia Pamekasan, Jumat (7/8). (ANSARI UNTUK JPRM)
BERI PEMAHAMAN: Anggota Komisi VIII DPR RI Ansari saat mengisi kegiatan di Sekolah Alam Excellentia Pamekasan, Jumat (7/8). (ANSARI UNTUK JPRM)

PAMEKASAN, RadarMadura.id – Guru tidak cukup hanya mengajarkan materi pelajaran. Pendidikan karakter juga perlu disisipkan dalam setiap proses pembelajaran.

Pembentukan karakter dinilai sama pentingnya dengan kemampuan akademik. Sebab, nilai tinggi belum cukup menjadi bekal anak menghadapi tantangan di luar sekolah.

Anggota Komisi VIII DPR RI Ansari menyampaikan hal tersebut saat memberikan materi kepada guru Sekolah Alam Excellentia Pamekasan.

Dia meminta guru memberi perhatian lebih terhadap pembentukan sikap dan karakter siswa.

”Guru memiliki posisi penting dalam membentuk kepribadian anak. Peran itu tidak sebatas menyampaikan ilmu pengetahuan di ruang kelas,” terang kader politisi perempuan PDI Perjuangan itu.

Ansari menambahkan, guru juga dituntut menjadi teladan bagi peserta didik.

Sikap, perhatian, komunikasi, hingga cara guru memperlakukan siswa ikut membentuk karakter mereka.

Dia percaya bahwa peran tersebut semakin penting di tengah perkembangan teknologi yang semakin pesat.

Informasi dan pengetahuan kini bisa diperoleh anak dengan mudah melalui gawai.

”Ilmu sekarang bisa diakses dari mana saja, bahkan lewat gawai. Tetapi, tatapan mata guru, pegangan tangan, pelukan, perhatian, dan kata-kata yang menguatkan tidak akan pernah bisa digantikan oleh mesin atau robot,” katanya.

Ansari juga meminta guru tidak mudah memberikan label negatif kepada siswa. Sebab, setiap anak memiliki karakter, kemampuan, dan cara belajar yang berbeda.

Karena itu, guru harus mampu mengenali potensi setiap anak. Pendekatan yang tepat dibutuhkan agar siswa tidak hanya berkembang secara akademik, tetapi juga memiliki karakter yang baik.

”Pendidikan karakter perlu dibangun sejak dini. Nilai akademik tetap penting, tetapi tidak boleh menjadi satu-satunya ukuran keberhasilan pendidikan,” ujar istri Ketua DPC PDI Perjuangan Pamekasan Taufadi itu.

Dengan begitu, sekolah diharapkan mampu melahirkan anak yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki sikap dan karakter kuat.

Guru menjadi salah satu kunci untuk mewujudkan hal tersebut. (afg/han)

Editor : Hera Marylia Damayanti
Komisi VIII DPR RI Ansari Sekolah Alam Excellentia Pamekasan guru pendidikan karakter