Bupati Kholil Minta Pejabat Terbuka Jawab Polemik Rotasi-Mutasi Jabatan

Hera Marylia Damayanti • Dipublikasikan Rabu, 5 Agustus 2026 | 06:55 WIB
TEGAS: Bupati Pamekasan KH Kholilurrahman saat memberikan arahan dalam kegiatan sertijab pimpinan OPD di Ruang Wahana Bina Praja, Senin (3/8). (M. KHOLIL RAMLI/JPRM)
TEGAS: Bupati Pamekasan KH Kholilurrahman saat memberikan arahan dalam kegiatan sertijab pimpinan OPD di Ruang Wahana Bina Praja, Senin (3/8). (M. KHOLIL RAMLI/JPRM)

PAMEKASAN, RadarMadura.id – Bupati Pamekasan KH Kholilurrahman meminta seluruh pimpinan instansi di lingkungan Pemkab Pamekasan buka suara terkait polemik rotasi dan mutasi pejabat yang berkembang di masyarakat.

Sikap transparan dinilai penting agar proses pergeseran jabatan tidak menimbulkan spekulasi maupun persepsi negatif.

Dia menegaskan bahwa rotasi dan mutasi jabatan merupakan hal yang lumrah dalam pemerintahan.

Kebijakan tersebut dilakukan sebagai bagian dari tour of duty sekaligus penerapan manajemen talenta yang bertujuan meningkatkan pengalaman dan kompetensi pejabat.

"Di tengah-tengah masyarakat itu ada beberapa anggapan, ada beberapa persepsi yang macam-macam. Adanya isu-isu miring terkait ini, rotasi-mutasi jabatan, yang harus dijawab bersama," ucap Bupati Kholil pada kegiatan serah terima jabatan (sertijab) pimpinan OPD.

Selain itu, mantan anggota DPR RI tersebut menekankan agar seluruh pejabat di lingkungan Pemkab Pamekasan segera tancap gas merealisasikan kegiatan yang telah dicanangkan.

Dia juga meminta seluruh pejabat satu visi dan misi agar berjalan selaras.

"Sehingga apa yang diinginkan, apa yang kita inginkan, yang telah kami gariskan terdapat keseragaman jawaban," ujarnya.

Dalam arahannya, Bupati Kholil mengingatkan agar pejabat baru tetap menjaga komunikasi dengan pejabat sebelumnya.

Baginya kepemimpinan merupakan mata rantai yang saling menyambung sehingga pengalaman pejabat sebelumnya tetap penting.

"Sehingga, ketika ini dijaga, insyaallah saya kira seniornya itu bisa memberikan masukan-masukan tentang kondisi daerah, tentang pekerjaan yang terasa sulit," pungkasnya. (lil/yan)

Editor : Hera Marylia Damayanti
Sikap transparan rotasi dan mutasi jabatan pejabat Polemik bupati