PAMEKASAN, RadarMadura.id — Komandan Kodim (Dandim) 0826/Pamekasan Letkol (Kav) Agus Wibowo Hendratmoko membuka ruang pemanfaatan gedung Koperasi Merah Putih (KMP) yang sudah rampung untuk kegiatan masyarakat. Namun, gedung tersebut belum diperbolehkan untuk aktivitas operasional koperasi sebelum resmi diluncurkan.
Menurut Agus, gedung yang telah selesai dibangun sebaiknya tidak dibiarkan kosong sambil menunggu peresmian. Oleh karena itu, masyarakat dipersilakan memanfaatkannya untuk kegiatan sosial maupun pemerintahan desa, selama tidak digunakan untuk operasional koperasi.
"Pemanfaatan gedung dapat dilakukan untuk berbagai kegiatan. Misalnya, pembagian bantuan sosial saat cuaca buruk, pengarahan kepala desa, hingga kegiatan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM)," katanya.
Menurutnya, penggunaan sementara tersebut justru membuat fasilitas yang telah dibangun lebih bermanfaat.
"Kami juga tidak perlu kaku. Kalau, misalnya, desa mau ada kegiatan, silakan. Seperti bulan Ramadan kemarin di Desa Samatan, dijadikan tempat kegiatan lomba tahfiz Al-Qur'an dan UMKM, itu bagus," ungkap Agus.
Dandim kelahiran Pamekasan tersebut menyampaikan, progres pembangunan gerai KMP di Bumi Gerbang Salam menjadi yang paling progresif di Madura. Hingga saat ini, progres pembangunannya telah mencapai 72,22 persen, dengan 130 gedung rampung 100 persen dari total 180 titik yang dibangun.
Agus menargetkan seluruh pembangunan gerai KMP di Pamekasan rampung paling lambat pada akhir Agustus hingga September 2026. Target tersebut menyesuaikan rencana pemerintah pusat yang akan melaksanakan peluncuran koperasi secara serentak setelah seluruh persiapan selesai.
"Peluncuran itu bukan dari kami, langsung dari pemerintah pusat. Harapan kami, cepat selesai, cepat beroperasi, dan roda ekonomi desa bisa langsung berputar," pungkasnya. (lil/yan)
Editor : Anis Billah