Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

DKPP Pamekasan Belanja Mi dan Telur Hingga Sedot APBD Ratusan Juta

Anis Billah • Senin, 13 Juli 2026 | 12:59 WIB
GRAFIK DIBANTU AI
GRAFIK DIBANTU AI

PAMEKASAN, RadarMadura.id – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Pamekasan mengalokasikan anggaran untuk belanja bahan pangan. Tak tanggung-tanggung, dana yang disiapkan mencapai Rp 327.871.800.

Paket itu bernama Belanja Barang untuk Dijual/Diserahkan kepada Masyarakat. Barang yang akan disediakan meliputi beras, mi kering, minyak goreng, hingga telur.

Dokumen itu hanya mencantumkan volume pekerjaan sebanyak satu paket. Sementara sasaran penerima, jumlah paket yang akan dibagikan, hingga dasar penetapan penerima belum dijelaskan dalam dokumen tersebut.

Jawa Pos Radar Madura (JPRM) berupaya meminta konfirmasi kepada Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DKPP Pamekasan Almara Sugandi. Namun, yang bersangkutan belum memberikan tanggapan.

Ketua DPD Lumbung Informasi Rakyat (Lira) Pamekasan Slamet Riyadi meminta pemerintah membuka secara terang peruntukan anggaran tersebut.

Baca Juga: Pemkab Pamekasan Bidik Investor Untuk Menggarap Sejumlah Aset Strategis Daerah

Menurut dia, setiap program yang menggunakan APBD harus disertai penjelasan yang jelas agar tidak menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat.

”Kalau memang bantuan itu untuk masyarakat, harus dijelaskan siapa penerimanya, apa dasar penetapannya, dan bagaimana mekanisme penyalurannya. Jangan sampai hanya anggarannya yang terlihat, tetapi manfaatnya tidak bisa diukur,” ujarnya.

Slamet menegaskan, transparansi menjadi bagian penting dalam penggunaan anggaran daerah. Karena itu, DKPP diminta memastikan bantuan benar-benar tepat sasaran dan dapat dipertanggungjawabkan.

”Jangan sampai pengadaan seperti ini hanya menjadi rutinitas tahunan. Yang paling penting adalah manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat yang membutuhkan. Setiap rupiah APBD harus dipakai secara efektif, efisien, dan terbuka,” tegasnya. (afg/han)

Editor : Anis Billah
apbd pamekasan Lira Pamekasan belanja mi dan telur dkpp pamekasan