SIDOARJO, RadarMadura.id – Pencak silat kembali menorehkan prestasi di tingkat regional.
Dua pesilat pelajar asal Pamekasan naik podium pada Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) SMA Jawa Timur 2026.
Prestasi ini menguatkan optimisme regenerasi atlet daerah.
Kontingen Pamekasan membukukan gelar juara I dan juara II. Hasil tersebut menjadi bukti bahwa atlet binaan daerah mampu bersaing dengan pesilat terbaik dari berbagai kabupaten/kota di Jawa Timur.
Gelar juara I dipersembahkan Mohammad Rizqi pada nomor tunggal putra. Dia tampil impresif dengan nilai 9,865 untuk mengungguli para pesaingnya.
Sementara Bilqis Fajri Dwiyanti finis sebagai juara II nomor tunggal putri setelah mengumpulkan nilai 9,860 hingga babak final.
Ketua Umum KONI Pamekasan Faruk Ali menilai capaian itu menjadi kabar positif bagi pembinaan olahraga.
Menurut dia, O2SN merupakan ajang penting untuk mengukur kualitas atlet sejak usia pelajar.
”Prestasi ini menjadi bukti bahwa atlet-atlet muda Pamekasan memiliki potensi yang bagus. Tinggal bagaimana pembinaan itu terus dijaga agar mereka berkembang ke level yang lebih tinggi,” ujarnya.
Faruk menegaskan, raihan di O2SN tidak boleh membuat atlet cepat berpuas diri.
Mereka harus terus ditempa melalui program latihan dan kesempatan bertanding agar kemampuan teknik maupun mental terus meningkat.
Karena itu, dia berharap keberhasilan Rizqi dan Bilqis menjadi pemantik semangat atlet pelajar lainnya untuk berprestasi.
”Semoga bisa membawa nama baik daerah dalam berbagai kejuaraan selanjutnya,” tukasnya. (afg/bil)
Editor : Amin Basiri