Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

RSUD Smart Pamekasan Target Beroperasi Oktober, Penambahan Sepuluh Mesin Cuci Darah Jadi Atensi Bupati

Amin Basiri • Minggu, 28 Juni 2026 | 11:10 WIB
LAYANAN HEMODIALISIS: Sejumlah pasien sedang menjalani cuci darah di RSUD Smart Pamekasan, Senin (22/6).
LAYANAN HEMODIALISIS: Sejumlah pasien sedang menjalani cuci darah di RSUD Smart Pamekasan, Senin (22/6).

PAMEKASAN, RadarMadura.id – Rencana penambahan sepuluh unit alat hemodialisis (HD) atau mesin cuci darah di RSUD dr. H. Slamet Martodirdjo (RSUD Smart) Pamekasan sudah dalam tahap pemasangan.

Peningkatan fasilitas pelayanan kesehatan (yankes) tersebut ditargetkan dapat beroprasi pada Oktober.

”Insyaalah estimasinya di akhir Juli alat sudah terpasang,” kata Plt Direktur RSUD Smart Pamekasan, dr. Syaiful Hidayat.

Meskipun alat sudah terpasang dan dapat difungsikan, pelayanan belum bisa dioperasikan karena masih menunggu proses perizinan dari sejumlah instansi terkait.

Yaitu berupa rekomendasi Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi, Perhimpunan Nefrologi Indonesia (Pernefri), serta izin melalui OSS dan MoU dengan BPJS Kesehatan.

”Jadi masih banyak prosesnya, memakan waktu sekitar tiga bulan. Sehingga estimasinya untuk pengoperasian layanan di bulat September atau Oktober,” tegasnya.

Disamping itu, dr. Syaiful juga menegaskan bahwa pekerjaan bangunan untuk peningkatan layana cuci darah tidak bersumber dari dana Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) maupun anggaran pemerintah.

Akan tetapi sepenuhnya hibah dari penyedia alat HD untuk rumah sakit.

 ”Jadi eksisting saat ini ada sembilan alat, ditambah sepuluh alat yang baru, totalnya nanti kalau beroperasi semua ada 19 alat untuk layanan HD,” tuturnya.

Penambahan alat cuci darah di RSUD Smart Pamekasan ini menjadi salah satu atensi Bupati Pamekasan KH. Kholilurrahman dan Wakilnya Sukriyanto.

Pada Senin (22/6), keduanya melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke rumah sakit milik daerah tersebut.

Pada kesempatan itu, Bupati Kholil menegaskan agar layanan HD di RSUD Smart terus ditingkatkan.

Dia berharap layanan tersebut dapat menjadi percontohan sekaligus rujukan bagi seluruh rumah sakit di Madura, khususnya di Pamekasan.

”Jadi harus bersaing dan belomba-lomba untuk kebaikan. Kami ingin ke depan terus ada trobosan-trobosan dan peningkayan pelayanan,” pesannya. (lil/han) 

Editor : Amin Basiri
#alat cuci darah #RSUD Smart Pamekasan