Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

KDKMP Diyakini jadi Motor Penggerak Ekonomi Desa

Dafir. • Rabu, 24 Juni 2026 | 19:37 WIB
KOMITMEN: Dandim 0826/Pamekasan Letkol (Kav) Agus Wibowo Hendratmoko saat mendampingi Danrem 084/Bhaskara Jaya Brigjen TNI Danny Alkadrie meninjau progres pembangunan KMP beberapa waktu lalu.
KOMITMEN: Dandim 0826/Pamekasan Letkol (Kav) Agus Wibowo Hendratmoko saat mendampingi Danrem 084/Bhaskara Jaya Brigjen TNI Danny Alkadrie meninjau progres pembangunan KMP beberapa waktu lalu.

PAMEKASAN, Jawa Pos Radar Madura – Kehadiran Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) diyakini mampu menjadi penggerak ekonomi masyarakat di tingkat desa. Tidak hanya memperkuat ekonomi kerakyatan, program tersebut juga berpotensi menimbulkan efek domino yang mendorong pertumbuhan berbagai sektor ekonomi daerah.

Komandan Kodim 0826/Pamekasan Letkol Kav. Agus Wibowo Hendratmoko menegaskan, KDKMP memiliki peran strategis dalam mengoptimalkan potensi ekonomi desa agar dapat dikelola secara produktif dan berkelanjutan.

“Kami terus mendorong percepatan pembentukan dan penguatan KDKMP di seluruh desa dan kelurahan. Keberadaan koperasi ini diharapkan menjadi wadah bagi masyarakat untuk mengembangkan usaha produktif sekaligus meningkatkan kesejahteraan,” ujarnya.

Menurut Agus, apabila koperasi dikelola dengan baik, manfaatnya tidak hanya dirasakan anggota koperasi. Dampaknya juga dapat dirasakan oleh masyarakat luas melalui tumbuhnya usaha mikro, meningkatnya daya beli, hingga terbukanya lapangan kerja baru.

Dia mencontohkan aktivitas yang pernah digelar di KDKMP Desa Samatan. Selain menjadi pusat kegiatan ekonomi, koperasi tersebut juga pernah menjadi lokasi Lomba Tahfiz Al-Qur’an dan Festival Bazar Ramadan yang melibatkan pelaku UMKM lokal.

“Kegiatan seperti itu menunjukkan bahwa masyarakat dapat berperan aktif sekaligus menggerakkan perekonomian desa,” katanya.

Agus berharap seluruh pihak, mulai pemerintah daerah, pemerintah desa, pelaku usaha, hingga masyarakat, dapat mendukung pengembangan KDKMP. Sebab, keberhasilan program tersebut sangat bergantung pada partisipasi aktif masyarakat dalam mengelola dan mengembangkan koperasi.

“Alhamdulillah, di Pamekasan terdapat 180 gerai yang dibangun dan sekitar 110 KDKMP sudah selesai seratus persen,” pungkasnya. (lil/daf)

Editor : Dafir.
#dandim pamekasan #KDMP #Koperasi Merah Putih