Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

SMK Kesehatan Nusantara Pamekasan Disegel, SPMB Tetap Jalan

Amin Basiri • Kamis, 18 Juni 2026 | 08:15 WIB
SEPI: Seorang warga sedang berada di lingkungan SMK Kesehatan Nusantara di Jalan Nyalaran, Kelurahan Kowel.
SEPI: Seorang warga sedang berada di lingkungan SMK Kesehatan Nusantara di Jalan Nyalaran, Kelurahan Kowel.

PAMEKASAN, RadarMadura.id – SMK Kesehatan Nusantara Pamekasan hingga saat ini masih dalam kondisi disegel.

Aktivitas pendidikan di sekolah yang berlokasi di Jalan Raya Nyalaran, Kelurahan Kowel, terganggu.

Meski demikian, pihak sekolah mengklaim proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tetap berjalan.

Wakil Kepala Sekolah (Wakasek) Bidang Kesiswaan, Ibnul Fadili, menyebut proses pendaftaran telah dibuka sejak Januari dan berlangsung hingga Juli mendatang.

”Sudah ada sekitar 30-an anak yang mendaftar. Artinya, antusiasme calon murid masih cukup tinggi meski kondisinya seperti saat ini,” ucapnya.

Menurutnya, pihak sekolah menyediakan layanan secara daring dan nomor kontak yang tercantum dalam media promosi penerimaan murid baru.

Dengan demikian, calon peserta didik tidak harus datang langsung ke lokasi sekolah.

Dijelaskan, pihak sekolah juga mulai menyiapkan pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi murid baru.

Kegiatan tersebut tetap direncanakan berjalan meski konflik lahan yang berujung pada penyegelan belum menemukan titik terang.

”Kalau segel dibuka, MPLS akan dilaksanakan di gedung sekolah. Kalau penyelesaian masih berlangsung, terpaksa kami cari lokasi alternatif,” tegasnya.

Fadili berharap persoalan konflik lahan antara pihak ahli waris dengan yayasan segera selesai.

Dengan demikian, seluruh kegiatan sekolah dapat kembali berjalan normal. Sebab, kasus ini juga berdampak langsung terhadap masa depan murid.

”Jumlah pelajar saat ini ada sekitar 90-an. Sementara kami liburkan karena seluruh KBM dan ujian selesai,” pungkasnya.

Sekadar diketahui, konflik lahan di SMK Kesehatan Nusantara mencuat setelah pihak yang mengaku sebagai ahli waris melakukan penyegelan pada Senin (11/5).

Selama lebih dari satu bulan aktivitas KBM murid terganggu dan dilakukan secara daring. (lil/yan)

Editor : Amin Basiri
#SMK Kesehatan Nusantara #pamekasan #spmb