Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Proses Tender Proyek Pemkab Pamekasan Tersendat

Amin Basiri • Jumat, 12 Juni 2026 | 08:00 WIB
ISTIRAHAT: Pegawai berada di sekitar kantor Pemkab Pamekasan, Kamis (10/6).
ISTIRAHAT: Pegawai berada di sekitar kantor Pemkab Pamekasan, Kamis (10/6).

PAMEKASAN, RadarMadura.id – Pergerakan tender proyek pemerintah daerah masih lamban. Hingga triwulan kedua tahun anggaran 2026, Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Setkab Pamekasan baru menerima dua berkas paket pekerjaan untuk diproses.

Kepala Bagian PBJ Setkab Pamekasan Mohammad Bahtiar Eko Firmansyah mengakui, jumlah paket yang masuk masih sangat minim. Padahal, waktu pelaksanaan kegiatan terus berjalan.

"Sementara ini ada dua kegiatan yang berasal dari Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) Pamekasan. Keduanya merupakan kegiatan sistem penyediaan air minum (SPAM)," tuturnya.

Kondisi itu berbanding terbalik dengan instruksi percepatan pengadaan yang telah dikeluarkan sejak awal tahun.

Bupati Pamekasan KH Kholilurrahman menerbitkan surat edaran (SE) agar seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) mempercepat proses pengadaan barang dan jasa.

Namun, hingga pertengahan tahun, mayoritas paket pekerjaan belum juga masuk ke meja PBJ. Bahtiar mengingatkan OPD tidak menunda pengajuan dokumen pengadaan.

"Sebab, semakin lama proses tender dimulai, semakin sempit waktu pelaksanaan proyek. Awal tahun Bapak Bupati sudah mengeluarkan SE agar mempercepat proses pengadaan," sambungnya.

Menurut dia, PBJ siap memproses seluruh paket yang diajukan. Karena itu, pihaknya meminta OPD segera mengirimkan dokumen yang telah siap ditender.

"Kami mengimbau kepada satuan kerja perangkat daerah (SKPD) agar segera melelang kegiatannya mengingat ini sudah mendekati akhir tahun," pinta Bahtiar.

Lambannya pengajuan paket tender proyek berpotensi membuat pekerjaan menumpuk pada akhir tahun anggaran.

Jika kondisi itu terus terjadi, ruang pelaksanaan proyek akan semakin sempit dan risiko keterlambatan pekerjaan kian besar. (afg/yan)

Editor : Amin Basiri
#PBJ Setkab Pamekasan #pemkab pamekasan #tender proyek