Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Dinkes Pamekasan Beli Kendaraan Dinas Baru, Klaim Dimanfaatkan untuk Puskesmas Keliling

Hera Marylia Damayanti • Selasa, 9 Juni 2026 | 06:05 WIB
LENGANG: Seorang pegawai berjalan di dekat kendaraan dinas yang terparkir di depan kantor Dinkes Pamekasan Senin (8/6). (M. KHOLIL RAMLI/JPRM)
LENGANG: Seorang pegawai berjalan di dekat kendaraan dinas yang terparkir di depan kantor Dinkes Pamekasan Senin (8/6). (M. KHOLIL RAMLI/JPRM)

PAMEKASAN, RadarMadura.id – Alokasi belanja yang melekat di Dinas Kesehatan (Dinkes) Pamekasan kembali menuai sorotan.

Salah satunya, program pengadaan kendaraan operasional dengan jenis Toyota Innova Reborn.

Program itu  tercatat dalam sistem e-katalog Pemkab Pamekasan tahun anggaran 2026. Anggaran yang digelontorkan untuk pengadaan kendaraan mewah tersebut mencapai Rp 656,9 juta.

Metode pengadaannya melalui e-purchasing dengan penyedia Segar Mandiri Abadi.

Baca Juga: Pelaku Penembakan Diduga Bandar Narkoba, Polisi Temukan Alat Isap saat Gerebek Rumah Ghofar

Kepala Dinkes Pamekasan Saifudin tidak memungkiri lembaganya mendapat kucuran anggaran pengadaan satu unit mobil Toyota Innova Reborn.

Dia mengeklaim kendaraan roda empat tersebut bukan untuk fasilitas dirinya. Melainkan, untuk armada program puskesmas keliling (pusling).

Tujuannya, untuk mendukung pelayanan kesehatan kepada masyarakat di berbagai wilayah di Pamekasan.

”Itu untuk Puskesmas Palengaan demi mendukung pembinaan, layanan promotif, dan preventif puskesmas ke desa-desa dan posyandu di wilayah kerja,” ungkapnya.

Pengadaan kendaraan dinas juga dilakukan Dinkes Pamekasan di tahun anggaran 2025.

Anggaran yang digelontorkan Rp 1,4 miliar. Dana itu untuk pengadaan dua kendaraan pusling dan dua ambulans.

Kepala Puskesmas Palengaan Karmiatus Sakdiyah menyatakan, pengadaan kendaraan dinas itu sudah tuntas.

Bahkan, kendaraan yang dibeli Dinkes Pamekasan sudah diserahkan ke lembaganya.

Baca Juga: Proyek Jalan Bulangan Barat-Tlagah Belum Digarap

Kendaraan tersebut akan digunakan sebagai sarana operasional pusling.

Dengan demikian, dapat menunjang pelayanan kesehatan, terutama di wilayah dengan akses fasilitas kesehatan yang terbatas.

”Iya benar (mendapat satu unit kendaraan pusling, Red),” jawabnya singkat.

Ketua DPC Gerakan Mahasiswa dan Pelajar Kebangsaan (GMPK) Pamekasan Moh. Mohtar Rosid menilai pengadaan kendaraan dinas dengan biaya Rp 656,9 juta merupakan pemborosan.

Sebab, tidak memiliki relevansi apa pun dengan kebutuhan masyarakat saat ini.

”Ada banyak tipe mobil lain yang harganya lebih murah dengan fungsi yang tidak jauh berbeda. Sejak awal, semestinya manajemen pemanfaatan APBD mengedepankan prinsip efisiensi dan kebermanfaatannya,” pungkasnya. (lil/jup)

Editor : Hera Marylia Damayanti
#puskesmas keliling #kendaraan mewah #kendaraan pusling #anggaran #dinkes pamekasan