Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Puluhan Drum Aspal Belum Disalurkan, Pemkab Pamekasan Nyatakan Bantuan Diperuntukkan Perbaikan Jalan secara Swadaya

Amin Basiri • Kamis, 4 Juni 2026 | 06:15 WIB
BELUM DISALURKAN: Warga berada dekat drum berisi aspal yang berada halaman Dinas PUPR Pamekasan, Rabu (3/6).
BELUM DISALURKAN: Warga berada dekat drum berisi aspal yang berada halaman Dinas PUPR Pamekasan, Rabu (3/6).

PAMEKASAN, Jawa Pos Radar Madura – Kabupaten Pamekasan mendapat bantuaan 250 drum aspal dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim). Itu diperuntukkan untuk perbaikan jalan yang dilakukan secara swadaya oleh masyarakat.

Bupati Pamekasan KH Kholilurrahman memaparkan, ratusan drum aspal yang diberikan Pemprov Jatim bukan untuk kegiatan proyek infrastruktur pemerintah.

Melainkan, untuk perbaikan jalan secara swadaya. Oleh sebab itu, pendistribusiannya dilakukan bertahap dan sesuai kebutuhan di lapangan.

”Kalau masyarakat punya gereget dan semangat tinggi untuk membangun jalan secara swadaya, ya kita bantu dari aspal itu,” ungkap Bupati Kholil.

Perbaikan jalan secara swadaya dapat membangun semangat gotong royong dalam perbaikan infrastruktur jalan ditengah keterbatasan fiskal daerah.

Oleh sebab itu, pihaknya mendorong adanya partisipasi aktif masyarakat dalam proses perbaikan jalan di lingkungan masing-masing.

”Artinya kalau ada masyarakat yang mengaku tidak dibantu, ya memang tidak ada gereget. Jadi kalau tidak ada gereget kan tidak bisa. Jadi dari awal memang hanya diperuntukkan bagi daerah yang mempunyai semangat tinggi untuk membangun jalan dengan cara swadaya,” tegasnya.

Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pamekasan Supriyanto menyatakan, ada sekitar 90 drum aspal yang belum didistribusikan. Penyaluran dilakukan setelah adanya permintaan dari masyarakat. Namun tetap melalui proses diverifikasi.

”Setiap usulan kami pastikan dulu lokasinya ada, volumenya jelas, dan tidak tumpang tindih dengan kegiatan lain,” pungkasnya. (lil/jup)

Editor : Amin Basiri
#swadaya masyarakat #bantuan #proyek pemerintah