Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Perayaan Puncak Hardiknas Hasilkan Sejumlah Program, Bupati Kholil Sebut Bukan Sekadar Seremonial

Amin Basiri • Jumat, 29 Mei 2026 | 11:32 WIB
GENERASI EMAS: Mendikdasmen Abdul Mu’ti bersama Bupati Pamekasan KH. Kholilurrahman dan Forkopimda saat mengikuti senan anak indonesia hebat bersama puluhan ribu murid di SGMRP, Minggu (24/5). 
GENERASI EMAS: Mendikdasmen Abdul Mu’ti bersama Bupati Pamekasan KH. Kholilurrahman dan Forkopimda saat mengikuti senan anak indonesia hebat bersama puluhan ribu murid di SGMRP, Minggu (24/5). 

PAMEKASAN, RadarMadura.id – Bupati Pamekasan KH Kholilurrahman menegaskan bahwa puncak peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 yang digelar Minggu (24/5) bukan sekadar kegiatan seremonial berupa senam bersama.

 Kegiatan tersebut diklaim menghasilkan sejumlah program dari pemerintah pusat untuk mendukung penguatan sektor pendidikan di Kota Gerbang Salam.

Pernyataan itu disampaikan Bupati Kholil menyusul munculnya beragam pandangan masyarakat yang menilai pelaksanaan puncak Hardiknas 2026 hanya sebatas pemborosan anggaran.

Menurut dia, kegiatan yang dihadiri langsung Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti tersebut membawa dampak positif bagi kemajuan pendidikan di Pamekasan.

"Seperti yang kami sampaikan, ini merupakan entry point atau pintu masuk untuk membuka perbaikan sektor pendidikan ke depan. Jadi, kegiatan perayaan dan senam itu bukan tujuan utama. Kalau setelah pelaksanaan selesai lalu tidak ada tindak lanjut, itu baru namanya penghamburan," tegasnya.

Mantan anggota DPR RI itu menjelaskan, salah satu program dari pemerintah pusat yang dihasilkan dari pelaksanaan puncak Hardiknas tersebut ialah revitalisasi gedung sekolah sebagai upaya peningkatan sarana dan prasarana pendidikan.

Program itu dinilai penting untuk mendukung kenyamanan serta kualitas kegiatan belajar mengajar (KBM).

"Sementara ini ada enam sekolah yang akan direvitalisasi dan nantinya akan ditambah lagi. Pak Menteri kemarin menjanjikan hingga 20 gedung sekolah direvitalisasi. Ini merupakan hasil pendekatan kami ke pemerintah pusat,” ujarnya.

Bupati dua periode itu juga menyebut, pascapelaksanaan puncak Hardiknas, pemkab telah menyusun sejumlah agenda penting untuk penguatan sektor pendidikan.

Mulai dari pengisian jabatan kepala sekolah yang masih dijabat pelaksana tugas (Plt), peningkatan kompetensi guru, hingga penguatan koordinasi dengan stakeholder terkait.

"Jadi, bukan hanya sekadar senam lalu selesai dan pulang. Ada agenda besar untuk penataan pendidikan ke depan,” pungkasnya. (lil/han)

Editor : Amin Basiri
#senam anak Indonesia Hebat #hardiknas #pamekasan