Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Rekonstruksi Jalan Kabupaten Pamekasan Dianggarkan Miliaran

Amin Basiri • Selasa, 12 Mei 2026 | 08:21 WIB
Grafis Anggaran Rekonstruksi Jalan 2026
Grafis Anggaran Rekonstruksi Jalan 2026

PAMEKASAN, RadarMadura.id – Pemkab Pamekasan tahun ini kembali mengalokasikan anggaran jumbo untuk peningkatan infrastruktur jalan.

Salah satu program yang disiapkan yakni rekonstruksi jalan dengan total pagu anggaran mencapai Rp 7,2 miliar lebih.

Anggaran miliaran rupiah tersebut digelontorkan untuk sejumlah titik. Berdasar data yang dihimpun koran ini, anggaran itu terbagi dalam enam paket kegiatan.

Nominal anggaran di masing-masing titik bervariasi, namun rata-rata berada di kisaran Rp 1 miliar (lihat grafis).

Meski demikian, hingga kini realisasi proyek tersebut masih belum jelas. Dari enam kegiatan yang direncanakan belum ada satu pun yang dikerjakan.

Kabid Bina Marga Dinas PUPR Pamekasan Tri Gunawan mengklaim anggaran yang disiapkan masih perencanaan awal.

“Realisasinya menunggu perkembangan lebih lanjut, karena masih ada kendala kenaikan BBM dan aspal,” ucap Tri.

Menurut Tri, dengan adanya kendala kenaikan harga bahan material tersebut berpotensi memengaruhi rencana awal kegiatan rekonstruksi jalan.

Bahkan, tidak menutup kemungkinan akan terjadi pengurangan anggaran maupun pengurangan lokasi pekerjaan rekonstruksi jalan.

“Sekarang masih dalam tahapan pembahasan di level pimpinan. Mudah-mudahan dampaknya tidak terlalu signifikan,” tuturnya.

Ketua Komisi III DPRD Pamekasan Achmad Fauzi mengingatkan, penyesuaian anggaran untuk rekonstruksi jalan harus mengacu pada skala prioritas.

Sebab, jumlah ruas jalan kabupaten yang harus diperbaiki pemkab masih cukup banyak, yaitu sekitar 750 kilometer dari total panjang ruas jalan sekitar 1.051 kilometer.

Menurutnya, keterbatasan anggaran daerah membuat pemerintah tidak mungkin melakukan perbaikan secara menyeluruh dalam waktu singkat.

Karena itu, ruas jalan dengan tingkat kerusakan berat dan berdampak langsung terhadap aktivitas ekonomi masyarakat harus menjadi prioritas utama untuk segera diperbaiki.

“Kami juga selalu menyarankan pemkab memperkuat koordinasi dan komunikasi dengan pemprov maupun kementerian. Karena tidak cukup kalau hanya mengandalkan APBD,” pungkasnya. (lil/yan)

Editor : Amin Basiri
#anggaran #pamekasan #Rekonstruksi jalan