Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Ratusan Sepeda Motor Terparkir di Mapolres Pamekasan 

Amin Basiri • Selasa, 12 Mei 2026 | 07:34 WIB
DISITA: Polisi menunjukkan ratusan sepeda motor hasil balap liar di Mapolres Pamekasan, Senin (11/5).
DISITA: Polisi menunjukkan ratusan sepeda motor hasil balap liar di Mapolres Pamekasan, Senin (11/5).

PAMEKASAN, RadarMadura.id – Ratusan sepeda motor hasil razia balap liar (bali) masih menumpuk di Mapolres Pamekasan.

Kendaraan itu diamankan dalam operasi penertiban yang digelar sejak setahun terakhir.

Kasatlantas Polres Pamekasan AKP Edi Sugiantoro mengatakan, total ada 582 unit sepeda motor yang berhasil diamankan institusinya dari berbagai titik rawan bali di wilayah hukum Pamekasan. Razia dilakukan sejak Februari 2025 hingga Minggu (10/5).

Edi menegaskan, operasi itu digelar secara berkala untuk menekan aksi bali yang meresahkan masyarakat.

“Dari total kendaraan yang diamankan, sebanyak 444 unit sudah dikeluarkan pemiliknya. Sisanya sekitar 150 unit masih berada di Mapolres,” katanya.

Menurut dia, kendaraan yang belum diambil dipersilakan segera diurus pemiliknya.

Polisi tidak memberikan batasan waktu pengambilan selama pemilik melengkapi dokumen kendaraan dan mengembalikan spesifikasi motor ke kondisi standar.

“Silakan diambil ke sini (Mapolres Pamekasan, Red). Lengkapi persyaratan surat kendaraan dan kembalikan spesifikasi motor ke standar pabrikan. Kami pastikan kendaraan aman,” ujarnya.

Edi menjelaskan, mayoritas sepeda motor yang diamankan menggunakan knalpot brong serta dimodifikasi alias tidak sesuai standar.

Selain melanggar aturan lalu lintas, kondisi itu dinilai membahayakan keselamatan pengendara maupun pengguna jalan lain.

Dia memastikan operasi penertiban bali akan terus digencarkan institusinya. Apalagi, sejumlah ruas jalan di Pamekasan kerap dijadikan arena bali pada malam hingga dini hari.

Praktisi hukum Lukman Hakim menilai, langkah kepolisian menertibkan bali sudah tepat karena menyangkut keselamatan publik.

Menurut dia, penindakan perlu dibarengi edukasi agar pelaku, mayoritas usia muda, tidak kembali mengulangi perbuatannya.

“Bali bukan sekadar pelanggaran lalu lintas, tetapi juga bisa mengancam nyawa pengguna jalan lain. Penegakan hukum harus konsisten, namun pembinaan kepada anak muda juga penting,” imbuhnya.

Dia menambahkan, pengendara yang kendaraannya disita perlu mematuhi syarat pengambilan yang ditetapkan polisi.

Termasuk, mengembalikan kendaraan ke spesifikasi standar agar tidak kembali digunakan untuk aksi serupa. (afg/yan)

Editor : Amin Basiri
#sepeda motor #polres pamekasan #balap liar