PAMEKASAN, RadarMadura.id – Pemerintah terus menggenjot pembangunan gedung Sekolah Rakyat (SR) di berbagai daerah sebagai bagian dari program prioritas nasional.
Kabupaten Pamekasan menjadi salah satu daerah yang diproyeksikan mendapat pembangunan fasilitas pendidikan tersebut.
Namun, hingga kini, proyek pembangunan gedung SR di Kota Gerbang Salam belum dapat dimulai karena persoalan penyediaan lahan yang belum tuntas.
Kondisi tersebut mendapat perhatian serius dari Menteri Sosial (Mensos) RI Saifullah Yusuf.
“Ini program pemerintah pusat yang berkolaborasi dengan pemerintah daerah. Tanahnya disediakan bupati, wali kota, atau gubernur untuk pembangunan gedung permanen,” ucap Mensos Saifullah Yusuf.
Mantan Wakil Gubernur Jawa Timur itu mendesak Pemkab Pamekasan agar segera mempercepat proses penyediaan lahan agar pembangunan gedung SR tidak semakin molor.
Menurutnya, kesiapan lahan menjadi syarat utama agar tahapan pembangunan dapat segera dieksekusi pemerintah pusat.
“Kebetulan Pamekasan memiliki rintisan SR jenjang SMP. Tahun 2025 dibuka dua kelas dan sudah berjalan dengan baik. Tahun ini mestinya bertambah, karena gedungnya belum ada, nanti akan kami lakukan simulasi lebih lanjut,” tegasnya.
Mantan Wali Kota Pasuruan itu mengaku, jika pembangunan gedung SR di Pamekasan tidak kunjung terealisasi, maka sementara waktu muridnya akan dititipkan di gedung SR Kabupaten Sampang yang saat ini dalam proses pembangunan.
Langkah tersebut diambil untuk menjamin keberlanjutan SR tetap berjalan sesuai target pemerintah pusat.
“Gedung permanen nantinya akan menampung seribu murid, mulai dari jenjang SD, SMP, dan SMA khusus untuk kabupaten/kota,” tegasnya.
Bupati Pamekasan KH Kholilurrahman mengklaim pemkab sudah melakukan peninjauan ke beberapa lokasi untuk diusulkan menjadi titik pembangunan gedung SR.
Dia menaruh harapan besar sebelum Oktober pengadaan lahan tersebut sudah klir.
“Kami sudah punya beberapa gambaran lokasi. Sehingga dengan demikian gedung SR di Pamekasan secepatnya bisa dibangun,” pungkasnya. (lil/yan)
Editor : Amin Basiri