PAMEKASAN, RadarMadura.id – Efisiensi anggaran berdampak terhadap pemenuhan sarana pemadam kebakaran. Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Pamekasan dipastikan tak mendapat anggaran pengadaan armada damkar baru.
Kepala Satpol PP dan Damkar Pamekasan Mohammad Yusuf Wibiseno menyatakan, keterbatasan fiskal daerah membuat rencana pengadaan mobil damkar harus ditunda. Realisasinya, baru akan dipertimbangkan pada tahun depan.
”Untuk tahun ini memang belum ada anggaran pengadaan damkar. Insyaallah tahun depan, kalau kondisi keuangan daerah memungkinkan,” ujarnya.
Di tahun anggaran 2026 lembaganya cuma memprioritaskan pengadaan satu unit mobil patroli. Kendaraan jenis double cabin 4x4 tersebut dianggarkan Rp 591.938.025.
Pengadaan itu pun bukan tanpa konsekuensi. Sebab, Satpol PP dan Damkar Pamekasan harus memangkas sejumlah program lain demi memenuhi kebutuhan armada patroli di lapangan.
Baca Juga: Wujudkan Program Gerakan Indonesia Asri, Bupati Kholil Akan Rutinkan Kegiatan Bersih-Bersih
Di antaranya anggaran perjalanan dinas (perdin) serta makan minum (mamin). ”Kami hanya bisa beli satu unit mobil patroli tahun ini. Itu pun hasil efisiensi dari beberapa pos anggaran lain,” katanya.
Kebutuhan armada patroli dinilai lebih mendesak untuk menunjang respons cepat terhadap aduan masyarakat terkait gangguan ketenteraman dan ketertiban umum (trantibum). Sementara pengadaan mobil pemadam kebakaran membutuhkan anggaran yang jauh lebih besar.
Dengan kondisi tersebut, Satpol PP dan Damkar Pamekasan untuk sementara harus memaksimalkan armada damkar yang ada. Sambil menunggu peluang pengadaan baru pada tahun anggaran berikutnya. ”Kami optimalkan yang ada dulu. Mudah-mudahan tahun depan bisa terealisasi,” tandasnya. (afg/jup)
Editor : Amin Basiri