PAMEKASAN, RadarMadura.id – Penanganan sampah dan penataan lingkungan menjadi salah satu program penting bagi Bupati Pamekasan KH Kholilurrahman.
Karena itu, dia akan menindaklanjuti program Gerakan Indonesia Asri (Aman, Sehat, dan Resik) yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.
Pemkab Pamekasan akan merutinkan kegiatan bersih-bersih yang melibatkan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) serta forum koordinasi pimpinan daerah (forkopimda).
Baca Juga: Diskop Umdag Ancam Cabut NIB, Jika Pangkalan Kedapatan Jual LPG di Atas HET
Fokusnya pada penanganan sampah dan mengintensifkan kegiatan kebersihan untuk mewujudkan Pamekasan bersih.
“Pamekasan bersih akan kami lakukan seminggu sekali, setiap Jumat mulai pukul 06.00 sampai 07.30,” ucap Bupati Kholil.
Orang nomor satu di Kota Gerbang Salam itu menyebut, kegiatan bersih-bersih yang dilakukan Jumat (24/4) merupakan kegiatan perdana.
Oleh karena itu, ke depan pihaknya menaruh harapan besar seluruh perangkat daerah di lingkungan Pemkab Pamekasan untuk bersama-sama hadir dan mendukung penuh program rutin berkala ini.
Menurutnya, kegiatan ini tidak sekadar menjaga kebersihan dan penataan lingkungan, tetapi juga untuk membangun kebiasaan positif di tengah masyarakat.
Oleh karena itu, keterlibatan semua unsur pemerintahan penting agar program berjalan optimal, berdampak, dan membangkitkan kembali semangat masyarakat dalam bergotong royong.
“Harus dimulai dari pemerintah. Kegiatan ini akan dirutinkan kecuali sedang diadakan program Jumat Bersepeda, baru libur,” tegasnya.
Mantan anggota DPR RI itu juga menyampaikan, menjaga lingkungan tetap bersih dan nyaman bukan hanya tugas pemerintah, melainkan tugas bersama, termasuk seluruh elemen masyarakat.
Dengan demikian, kesadaran kolektif tersebut dapat membuat masyarakat tergerak untuk menjaga kebersihan dan menciptakan lingkungan yang tertata secara lebih efektif serta berkelanjutan.
“Pemerintah hanya menjadi lokomotif, menjadi pendorong. Akan tetapi, pelaksanaan di lapangan diperlukan peran aktif masyarakat,” terangnya.
Bupati Pamekasan dua periode itu menjelaskan, program Jumat Bersih ke depan diarahkan untuk mewujudkan tiga hal utama, yakni Pamekasan yang bersih, indah, dan sehat.
Ketiga aspek tersebut menjadi fokus jajarannya dalam membangun lingkungan yang nyaman sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Bupati Kholil menegaskan, program tersebut juga bagian dari implementasi nilai-nilai keagamaan yang mendorong umat untuk menjaga kebersihan dan mencintai keindahan.
Dengan demikian, upaya ini tidak hanya berdimensi sosial, tetapi juga menjadi bagian dari pengamalan ajaran spiritual dalam kehidupan sehari-hari.
“Kita tahu sendiri lingkungan harus dipelihara sehingga masyarakat tidak mudah terjangkit penyakit,” ujarnya.
Bupati Kholil menargetkan, melalui kegiatan rutin Jumat Bersih, pada 2026 seluruh kawasan sudah tertata rapi.
Penataan ini diharapkan menjadi fondasi awal dalam menciptakan lingkungan kota yang lebih nyaman.
Selanjutnya, pada 2027 pemkab akan fokus pada program-program pembangunan, salah satunya trotoar.
“Sehingga kondisi lingkungan, khususnya di wilayah Kota Pamekasan, semuanya sudah bagus,” tuturnya.
Dia mengajak seluruh masyarakat Kota Gerbang Salam untuk bersama-sama dan bergandeng tangan menguatkan kembali semangat gotong royong di akar rumput, bukan malah sebaliknya, menurunkan semangat kerja bakti sehingga menghilangkan tanggung jawab terhadap lingkungan.
“Mari kita bergerak bersama-sama. Jadi, minimnya anggaran kita tutupi dengan kebersamaan dan penguatan birokrasi,” pungkasnya. (lil/yan)
Editor : Hera Marylia Damayanti