Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Korwil BGN Pamekasan Bungkam Terkait Dugaan Menu Susu Basi dan Bercacing SPPG Kemala Bhayangkari

Amin Basiri • Senin, 20 April 2026 | 09:45 WIB
TIDAK BEROPERASI: Warga melintas di sekitar area SPPG Yayasan Kemala Bhayangkari Cabang Sampang Selasa (14/4). (UBAIDILLAHIR RA’IE/JPRM)
TIDAK BEROPERASI: Warga melintas di sekitar area SPPG Yayasan Kemala Bhayangkari Cabang Sampang Selasa (14/4). (UBAIDILLAHIR RA’IE/JPRM)

 

PAMEKASAN, RadarMadura.id – Video viral yang memperlihatkan adanya dugaan menu susu basi dan bercacing pada makan bergizi gratis (MBG) yang didistribusikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kemala Bhayangkari Pamekasan belum menemukan titik terang. Sebab, masih dalam pemeriksaan laboratorium.

Koordinator Wilayah (Korwil) Badan Gizi Nasional (BGN) Pamekasan Hariyanto Rahmansyah Tri Arif memilih bungkam saat kasus yang terjadi Selasa (14/4) ini mencuat ke publik. Upaya konfirmasi yang dilakukan belum mendapatkan respons positif. Pesan dan panggilan yang dilayangkan sejak Kamis–Minggu (16–19/4) tidak dijawab.

Sementara itu, anggota Satgas MBG Pamekasan Saifudin mengaku telah menindaklanjuti dugaan permasalahan penyaluran MBG di SDN Sentol 2, Kecamatan Pademawu tersebut. Salah satu langkah yang dilakukan yakni meminta klarifikasi dari berbagai pihak, mulai dari sekolah hingga mitra penyedia layanan program.

Baca Juga: Satgas MBG Pamekasan Klaim 45 Dapur Bermasalah

”Sampel sedang dilakukan uji lab, dan kami juga sudah laporan ke BGN Pusat,” ucapnya.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Fraksi PKB DPRD Pamekasan Moh. Faridi meminta BGN dan Satgas MBG bertindak tegas dan melakukan evaluasi secara menyeluruh. Di samping itu, memperketat pengawasan agar kualitas menu maupun penggunaan anggaran sesuai ketentuan.

”Harus transparan dan akuntabel, termasuk memastikan komposisi menu, kualitas bahan makanan, serta kesesuaian harga,” ungkapnya.

Sekretaris Komisi II DPRD Pamekasan itu juga menekankan agar BGN dan Satgas MBG tidak perlu menunggu laporan resmi untuk mengambil tindakan. Ketika indikasi persoalan beredar di media sosial, sudah seharusnya langsung ditindaklanjuti.

”Respons cepat sangat penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pelaksanaan program MBG di Pamekasan,” pungkasnya. (lil/yan)

Editor : Amin Basiri
#Mbg #pamekasan #BGN #SPPG Kemala Bhayangkari