Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Dua Objek Wisata Bakal Dibenahi, Upaya Bupati Kholil Dongkrak PAD Pamekasan

Hera Marylia Damayanti • Senin, 6 April 2026 | 14:12 WIB
POTENSI WISATA: Sejumlah pemuda pemudi sedang bersantai menunggu sunset di Wisata Capak, Desa Pandan, Kecamatan Galis, Pamekasan. (M. KHOLIL RAMLI/JPRM) 
POTENSI WISATA: Sejumlah pemuda pemudi sedang bersantai menunggu sunset di Wisata Capak, Desa Pandan, Kecamatan Galis, Pamekasan. (M. KHOLIL RAMLI/JPRM) 

PAMEKASAN, RadarMadura.id – Pemkab Pamekasan terus berupaya meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) melalui berbagai terobosan.

Di antaranya mengoptimalkan potensi sektor pariwisata untuk mendongkrak pendapatan daerah. Ada dua objek wisata yang akan dikembangkan.

Bupati Pamekasan KH Kholilurrahman menyatakan, peningkatan PAD sangat penting untuk memperkuat kemandirian fiskal.

Sejak dirinya menjabat, pihaknya dihadapkan dengan kebijakan pemangkasan dana transfer dari pemerintah pusat.

”Harus mencari terobosan untuk meningkatkan pendapatan daerah di beberapa sektor, salah satunya pariwisata,” tuturnya.

Mantan anggota DPR RI itu menilai sektor pariwisata di Kota Gerbang Salam memiliki potensi besar untuk dikembangkan. 

Karena itu, berbagai destinasi wisata yang ada perlu dikemas lebih menarik sehingga mampu meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan.

Menurut Bupati Kholil, setidaknya terdapat dua destinasi wisata yang akan dikembangkan.

Yaitu Pantai Jumiang, Desa Tanjung, Kecamatan Pademawu dan Wisata Capak, Desa Pandan, Kecamatan Galis.

”Di Pantai Jumiang sudah ada perbaikan infrastruktur, dan terus akan kami genjot hingga menjadi salah satu daya tarik untuk orang-orang berkunjung ke Pamekasan,” tegasnya.

Dia mengungkapkan, pengembangan kawasan Wisata Capak masih menghadapi sejumlah kendala dari masyarakat setempat. Pemkab berkomitmen akan mengedepankan dialog guna mencari solusi atas persoalan tersebut.

”Di sana view-nya cukup bagus. Biasanya ramai dikunjungi untuk melihat sunset atau matahari terbenam. Cuma saat ini masih ada ketegangan,” ungkapnya. 

Sementara itu, Pengamat Kebijakan Publik Ahmad Faidi Haris menekankan seluruh kebijakan yang akan diambil pemerintah harus berkelanjutan. Lebih-lebih dalam pengembangan sektor wisata.

Dosen UIN Madura itu menilai, Madura, termasuk Pamekasan, memiliki potensi wisata yang cukup kaya dan bisa dikembangkan.

Baik wisata pantai, religi, dan budaya. Namun selama ini pengelolaannya belum optimal dan tidak terintegrasi.

”Jika seluruh potensi wisata dikelola secara baik, berkelanjutan, dan terintegrasi, Madura, termasuk Pamekasan, akan menjadi rujukan destinasi bagi wisatawan luar,” pungkasnya. (lil/bil)

Editor : Hera Marylia Damayanti
#peningkatan PAD #Wisata Capak #objek wisata #pendapatan #pantai jumiang