Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Pemkab Pamekasan Klaim Realisasi Program Prioritas Makin Baik

Hera Marylia Damayanti • Rabu, 1 April 2026 | 08:26 WIB
BERSAHAJA: Bupati KH. Kholilurrahman menyerahkan LKPj Tahun Anggaran 2025 kepada Ketua DPRD Pamekasan Ali Masykur dalam sidang paripurna di Pendopo Ronggosukowati Selasa (31/3). (MOH. ULIL AMRI UNTUK JPRM)
BERSAHAJA: Bupati KH. Kholilurrahman menyerahkan LKPj Tahun Anggaran 2025 kepada Ketua DPRD Pamekasan Ali Masykur dalam sidang paripurna di Pendopo Ronggosukowati Selasa (31/3). (MOH. ULIL AMRI UNTUK JPRM)

PAMEKASAN, RadarMadura.id – Pemkab Pamekasan telah menyampaikan keterangan terkait Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Tahun Anggaran 2025 kepada legislatif.

Pemerintah daerah menilai capaian kinerja dan realisasi program selama satu tahun terakhir menunjukkan tren yang lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya.

Bupati Pamekasan KH. Kholilurrahman memaparkan sejumlah capaian indikator makro pembangunan daerah sepanjang tahun 2025 yang dinilai menunjukkan tren positif.

Baca Juga: Perbandingan Lengkap Mitsubishi Xpander Cross vs Suzuki Ertiga Bekas, Mana Lebih Worth It untuk Keluarga Indonesia

Dari sisi pertumbuhan ekonomi, Kabupaten Pamekasan berhasil mencatatkan angka 5,47 persen, yang mencerminkan mulai pulih dan bergeraknya aktivitas ekonomi masyarakat di berbagai sektor.

Selain itu, tingkat kemiskinan juga mengalami penurunan. Pemerintah daerah mencatat persentase kemiskinan berada di angka 12,77 persen.

Sementara itu, ketimpangan pendapatan masyarakat yang diukur melalui gini rasio tercatat sebesar 0,307, yang menunjukkan distribusi pendapatan relatif terkendali.

Dari aspek pembangunan manusia, indeks pembangunan manusia (IPM) Kabupaten Pamekasan juga mengalami peningkatan dengan capaian 71,64.

Angka tersebut menunjukkan adanya perbaikan pada sektor pendidikan, kesehatan, serta daya beli masyarakat sebagai komponen utama pembentuk IPM.

Tidak hanya itu, indikator ketahanan wilayah juga menunjukkan perkembangan yang membaik.

Baca Juga: BPJS Kesehatan Pamekasan Ingatkan Peserta JKN Perhatikan Hal Ini Sebelum Bepergian

Indeks rasio ketahanan bencana tercatat pada angka 86,50, yang mencerminkan meningkatnya kesiapsiagaan daerah dalam menghadapi potensi risiko bencana.

"Semua program prioritas semua berjalan, termasuk dari sektor pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan infrastruktur, sekalipun belum sempurna," ungkap Bupati Kholil.

KOMITMEN: Bupati Pamekasan KH. Kholilurrahman menyampaikan LKPj Tahun Anggaran 2025 dalam sidang paripurna DPRD di Pendopo Ronggosukowati Selasa (31/3). (MOH. ULIL AMRI UNTUK JPRM)
KOMITMEN: Bupati Pamekasan KH. Kholilurrahman menyampaikan LKPj Tahun Anggaran 2025 dalam sidang paripurna DPRD di Pendopo Ronggosukowati Selasa (31/3). (MOH. ULIL AMRI UNTUK JPRM)

Sementara itu, Wakil Bupati (Wabup) Pamekasan Sukriyanto menjelaskan, realisasi program yang bersumber dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) tahun 2025 juga cukup baik.

Pada 2025, APBD Pamekasan sebesar Rp 2,15 triliun dan terserap Rp 2,09 triliun atau 96,3 persen.

"Dan kami sadari, ada beberapa hal yang menjadi tantangan pada tahun lalu, yang paling besar adalah minimnya anggaran," tegasnya.

Baca Juga: Bocoran Harga BYD Atto 2 di Indonesia Bikin Heboh Jarak 400 Km dan Dimensi Kompak Cocok untuk Jalanan Kota

Ketua DPRD Pamekasan Ali Masykur menilai capaian kinerja pemerintahan daerah di awal masa kepemimpinan Bupati Kholil dan Wabup Sukri belum sepenuhnya maksimal.

Kondisi tersebut tidak terlepas dari situasi awal pemerintahan yang langsung dihadapkan pada keterbatasan fiskal dan kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat.

"Nanti untuk LKPj itu akan dikaji oleh tim pansus, mana yang janggal atau menyimpang atau justru sudah sesuai dengan perencanaan. Itu pansus nanti yang akan membedah," pungkasnya. (lil/yan)

Editor : Hera Marylia Damayanti
#indikator makro #pertumbuhan ekonomi #program prioritas #lkpj #bupati pamekasan