Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Tokoh Agama Serukan Stop Petasan Ajak Warga Sambut Lebaran Aman

Amin Basiri • Kamis, 19 Maret 2026 | 16:54 WIB
AJAK KEBAIKAN: Pengasuh Ponpes Nahdlatut Ta’limiyah Pamekasan KH Musleh Adnan.
AJAK KEBAIKAN: Pengasuh Ponpes Nahdlatut Ta’limiyah Pamekasan KH Musleh Adnan.


PAMEKASAN, RadarMadura.id–  Kalangan tokoh agama di Pamekasan angkat suara terkait maraknya kasus ledakan petasan yang memakan korban.

Mereka mengajak masyarakat untuk menghentikan aktivitas berbahaya tersebut, terutama menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Pengasuh Ponpes Nahdlatut Ta’limiyah KH Musleh Adnan menegaskan pentingnya menjaga keselamatan diri dan orang lain. 

Terlebih, ajaran agama telah jelas melarang perbuatan yang berpotensi membahayakan.

”Saya mengajak warga Pamekasan dan sekitarnya untuk sama-sama menjaga keamanan dan ketenteraman sebagaimana sabda Rasulullah yang menjelaskan bahwa tidak boleh melakukan hal yang membahayakan diri kita sendiri dan orang lain,” ujarnya.

Menurut dia, momen Lebaran seharusnya diisi dengan kebahagiaan, bukan justru diwarnai peristiwa yang merugikan.

Apalagi, dalam beberapa waktu terakhir, sudah ada korban akibat ledakan petasan di sejumlah wilayah.

”Hari raya sudah semakin dekat, karena itu jauhi perilaku atau hal yang bisa membahayakan diri kita dan orang lain. Seperti petasan dan mercon. Hal ini biasa dilakukan menjelang Lebaran. Akhir-akhir ini ada beberapa daerah di sekitar kita yang menjadi korban mercon,” tambahnya.

Kiai Musleh berharap masyarakat mulai sadar dan meninggalkan kebiasaan yang dinilai merugikan banyak orang tersebut.

Tujuannya, agar Idul Fitri bisa dirayakan dengan aman dan penuh kebahagiaan bersama keluarga.

Senada, Pengasuh Ponpes Darut Tauhid Al Hasani RKH Muhammad Baqir Aminatullah juga mengimbau masyarakat untuk menghindari berbagai aktivitas berisiko. Termasuk, bermain petasan hingga menerbangkan balon udara.

”Kami mengajak dan mengimbau seluruh masyarakat bagaimana caranya bisa bahagia bersama di momen Idul Fitri, dapat berkumpul bersama keluarga dan bersilaturahmi. Hindari, jangan sampai kita bermain hal yang bisa membahayakan diri sendiri dan orang lain,” katanya.

Dia juga menyatakan dukungan terhadap langkah aparat kepolisian dalam menekan peredaran dan penggunaan petasan di tengah masyarakat. 

Lora Baqir mengajak masyarakat agar  mematuhi imbauan Kapolres Pamekasan AKBP Hendra Eko Triyulianto.

Seruan para tokoh agama ini diharapkan menjadi perhatian bersama bagi masyarakat Bumi Gerbang Salam. 

Sehingga, perayaan Idul Fitri tahun ini berlangsung dengan aman, tertib, dan jauh dari insiden yang merugikan. (afg/han)

Editor : Amin Basiri
#petasan #tokoh agama #seruan