Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Jelang Lebaran, Wabup Sukri Pantau Harga Pangan

Amin Basiri • 2026-03-17 10:50:31
INTENSIF: Wabup Pamekasan Sukriyanto berbincang dengan pedagang saat sidak ke Pasar Kolpajung, Rabu (16/3).
INTENSIF: Wabup Pamekasan Sukriyanto berbincang dengan pedagang saat sidak ke Pasar Kolpajung, Rabu (16/3).

 

SUMENEP, RadarMAdura.id – Wakil Bupati (Wabup) Pamekasan Sukriyanto melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Pasar Induk Kolpajung kemarin (16/3).

Tujuannya, untuk mengetahui perkembangan harga kebutuhan pokok masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

Menurutnya, secara umum harga bahan pokok di pasar rakyat terbesar di Kota Gerbang Salam tersebut masih terpantau stabil.

Tapi, diakui terdapat sedikit kenaikan pada komoditas cabai. Sementara bahan pokok lainnya tidak mengalami perubahan signifikan.

"Cabai naik karena langka, kulakannya dari pulau Jawa. Bahan pokok yang lain alhamdulilah stabil, termasuk daging sapi dan ayam," ucap Wabup Sukri.

Mantan Kepala Desa Blaban, Kecamatan Batumarmar, itu berharap para pedagang tetap menjaga stabilitas harga demi melindungi daya beli masyarakat.

Tidak memanfaatkan momentum lebaran untuk menaikkan harga secara tidak wajar di tengah meningkatnya permintaan.

"Ke depan akan tetap kami pantau, dengan Pak Sekkab dan Pak Kadis," sebutnya.

Sukriyanto mengaku pemerintah telah melakukan berbagai upaya untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok. Salah satunya melalui penyelenggaraan pasar murah yang digelar di 13 kecamatan.

"Program tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat memperoleh bahan pokok dengan harga terjangkau. Insyaallah di pasar-pasar lain tidak jauh berbeda kondisinya. Karena Kolpajung ini pasar induk," tegasnya.

Sementara itu, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Pamekasan Parsad Barkah Pamungkas menyatakan, adanya kenaikan harga menjelang hari raya merupakan pola yang hampir selalu berulang. Kenaikan harga bahan pokok tersebut biasa terjadi sejak pada awal Ramadan.

"Kalau nilainya masih berada di bawah ambang batas indeks perkembangan harga (IPH) maksimal yang ditetapkan pemerintah sebesar lima persen, masih terkendali," pungkasnya. (lil/yan)

Editor : Amin Basiri
#wakil bupati #pamekasan adalah