PAMEKASAN, RadarMadura.id – Ramadan dimaknai sebagai waktu memperbaiki diri oleh Wakil Ketua DPRD Pamekasan, Moh. Khomarul Wahyudi. Karena itu, dia berusaha memaksimalkan ibadah.
Terutama, menjaga salat lima waktu dan meluangkan waktu untuk mengaji. Wahyu mengaku bulan suci menjadi momentum meningkatkan kualitas spiritual.
Di tengah aktivitas sebagai pimpinan legislatif, dia tetap berupaya menata waktu agar ibadah tidak terabaikan.
Menurut dia, menjaga salat lima waktu tepat waktu menjadi hal utama selama Ramadan. ”Intinya, jaga salat dan sempatkan diri untuk membaca Al-Qur’an,” kata Wahyu pada Jawa Pos Radar Madura (JPRM).
Dia menilai, Ramadan merupakan kesempatan terbaik untuk memperbanyak amal ibadah. Karena itu, setiap waktu luang dimanfaatkan untuk kegiatan yang bernilai ibadah.
Meski demikian, tanggung jawab sebagai wakil rakyat tetap dijalankan. Agenda kedewanan seperti rapat maupun kegiatan kemasyarakatan tetap dihadiri sebagaimana biasa.
”Menjaga keseimbangan antara tugas dan ibadah adalah kunci menjalani Ramadan dengan baik. Dengan menjaga salat dan mengaji, semoga nilai-nilai spiritual Ramadan dapat terus terjaga,” pungkasnya. (afg/han)
Editor : Amin Basiri