Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Satgas MBG Pamekasan Minta Dapur Berbenah

Amin Basiri • 2026-03-14 13:14:58

TEGAS: Ketua Satgas MBG Pamekasan Sukriyanto memberikan arahan dalam suatu kegiatan.
TEGAS: Ketua Satgas MBG Pamekasan Sukriyanto memberikan arahan dalam suatu kegiatan.

PAMEKASAN, RadarMadura.id – Distribusi makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Pamekasan memunculkan sejumlah catatan. Keluhan datang dari beberapa sekolah terkait kualitas makanan yang diterima siswa.

Sejumlah laporan yang masuk menyebutkan adanya persoalan pada kondisi makanan yang diterima siswa. Mulai dari menu yang dinilai kurang layak hingga kekhawatiran terkait standar kebersihan makanan.

Kondisi itu memicu evaluasi tim satuan tugas (satgas) MBG yang dipimpin langsung oleh Wabup Pamekasan Sukriyanto. Dia memastikan bahwa berbagai persoalan tersebut tidak akan diabaikan.

Sukri menegaskan bahwa kualitas makanan untuk siswa tidak boleh ditawar. Karena itu, pihaknya meminta seluruh pemilik dapur MBG memperbaiki layanan dan meningkatkan standar kualitas makanan.

”Kami tim satgas memohon maaf karena harus menindaklanjuti berbagai kasus yang terjadi di beberapa sekolah. Langkah ini dilakukan karena menyangkut kesehatan para siswa di Pamekasan,” ujarnya.

Politisi Partai Demokrat iru berharap seluruh pihak yang terlibat dalam program MBG dapat bekerja sama memperbaiki pelaksanaan di lapangan.

Menurutnya, tujuan utama program tersebut adalah memastikan kebutuhan gizi siswa terpenuhi dengan baik.

”Saya berharap ke depan ada kerja sama yang baik dari seluruh pemilik dapur MBG demi kepentingan masyarakat Pamekasan.

Yang terpenting adalah memastikan makanan yang diterima siswa aman, sehat, dan layak dikonsumsi,” tegasnya.

Dia menambahkan, satgas akan terus melakukan pengawasan agar program MBG berjalan sesuai tujuan awalnya.

Jika ditemukan pelanggaran atau kelalaian dalam penyediaan makanan, pihaknya tidak segan melakukan penindakan demi melindungi kesehatan para siswa. (afg/han)

Editor : Amin Basiri