SUMENEP, RadarMadura.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan berupaya memperkuat struktur pertumbuhan ekonomi daerah.
Salah satunya melalui transformasi ekonomi hijau sebagai salah satu arus utama dalam rencana kerja pemerintah daerah (RKPD) 2027.
Bupati Pamekasan Kholilurrahman menyatakan, gagasan itu sesuai dengan arah kebijakan nasional dalam rencana pembangunan pemerintah pusat.
Konsep itu penting diterapkan agar fondasi perekonomian Kota Gerbang Salam makin kuat untuk kesejahteraan masyarakat di masa yang akan datang.
”Kami mendukung transformasi ekonomi hijau. Yaitu, pembangunan ekonomi yang tetap menjaga keberlanjutan lingkungan dan ketahanan terhadap perubahan iklim dan bencana,” ujar Bupati Kholil.
Penerapan ekonomi ramah lingkungan akan memberikan dampak positif bagi keberlanjutan lingkungan sekaligus kesejahteraan masyarakat Pamekasan.
Dengan memanfaatkan sumber daya alam (SDA) secara bijak, aktivitas ekonomi dapat berjalan tanpa merusak ekosistem.
”Ekonomi tidak hanya berfokus pada keuntungan finansial, tetapi juga keseimbangan antara pertumbuhan, kelestarian alam, dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan,” tegasnya.
Ketua DPRD Pamekasan Ali Masykur sangat mendukung komitmen eksekutif untuk terus memperkuat implementasi ekonomi hijau ke depan.
Sehingga, SDA yang dimiliki daerah dapat dikelola secara optimal, efektif, dan efisien serta berkelanjutan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
”Potensi ekonomi lokal yang ada juga harus terus diperkuat. Seperti pertanian, perkebunan, perikanan, dan lain sebagainya, sehingga mampu memberikan nilai tambah bagi masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” pungkasnya. (lil/jup)
Editor : Amin Basiri