Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Alokasi Anggaran Dinkes Disorot

Amin Basiri • Rabu, 4 Maret 2026 | 13:29 WIB

FOKUS: Kepala Dinkes Pamekasan Saifudin saat wawancara dengan awak media usai rapat dengan Komisi IV DPRD Pamekasan, beberapa waktu lalu.
FOKUS: Kepala Dinkes Pamekasan Saifudin saat wawancara dengan awak media usai rapat dengan Komisi IV DPRD Pamekasan, beberapa waktu lalu.

PAMEKASAN, Jawa Pos Radar Madura – Alokasi anggaran yang dikelola dinas kesehatan (dinkes) belakangan menuai sorotan.

Bukan hanya alokasi pagu belanja makan dan minum, anggaran cetak, obat, hingga pengiriman dan pengambilan spesimen penyakit potensi kejadian luar biasa (KLB) juga disorot.

Alokasi anggaran tersebut disorot karena dinilai fantastis. Misalnya, tahun ini Dinkes Pamekasan menggelontorkan anggaran Rp 3.282.150.000. Dana miliaran tersebut khusus untuk pengiriman dan pengambilan spesimen penyakit potensi KLB.

Anggota Komisi IV DPRD Pamekasan Abd Rasyid Fansari menilai, perlu adanya pengetatan skala prioritas dalam penyusunan anggaran di tengah kondisi fiskal daerah yang terbatas.

Rasyid menegaskan, setiap rupiah APBD harus diarahkan pada program yang berdampak langsung terhadap kualitas layanan kesehatan masyarakat.

”Kami ingin anggaran betul-betul menyentuh masyarakat. Kalau seperti saat ini yang paling mendesak, meng-cover jaminan kesehatan warga yang belum terdaftar BPJS. Itu yang harus diprioritaskan,” pesannya.

Terpisah, Kepala Dinkes Pamekasan Saifudin menyebut, alokasi anggaran untuk pengiriman dan pengambilan spesimen penyakit berpotensi KLB telah disesuaikan dengan ketentuan yang berlaku.

Anggaran tersebut disiapkan untuk mendukung proses pemeriksaan laboratorium sebagai langkah deteksi dini terhadap potensi penyebaran penyakit.

”Itu dibelanjakan jika ada KLB. Kalau tidak ada, maka dana tersebut tidak dibenjakan. Ini semacam dana cadangan, jika ada KLB baru dibelanjakan. Mudah-mudahan tidak ada,” tukasnya. (lil/bil)

Editor : Amin Basiri
#klb #dinkes #pamekasan