Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Anggaran Revitalisasi Sae Rassa Hampir Setengah Miliar

Amin Basiri • Rabu, 18 Februari 2026 | 11:05 WIB
SEPI: Sejumlah warga sedang berada di sentra PKL Sae Rassa Pamekasan, Selasa (17/2).
SEPI: Sejumlah warga sedang berada di sentra PKL Sae Rassa Pamekasan, Selasa (17/2).

PAMEKASAN, RadarMadura.id– Pemkab Pamekasan kembali mengalokasikan anggaran untuk program peningkatan sarana dan prasarana (sarpras) di sentra pedagang kaki lima (PKL) Sae Rassa.

Anggaran yang nominalnya hampir setengah miliar rupiah tersebut melekat di Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Tenaga Kerja (Diskop UKM dan Naker) Pamekasan.

Berdasarkan data yang dihimpun koran ini, total anggaran untuk sentra PKL Sae Rassa mencapai Rp 441.093.000. Dana yang sumber dari APBD itu dipecah ke dalam tiga paket.

Perinciannya, anggran untuk belanja jasa konsultansi Rp 25.680.000, konsultasi pengawasan Rp 15.413.000, dan Rp 400.000.000 untuk belanja modal bangunan gedung.

Metode pemilihan penyedia yang dipakai untuk proyek  tersebut melalui penunjukan langsung. Baik untuk pelaksana jasa konsultasi perencanaan dan pengawasan maupun pelaksana kegiatan fisiknya. Gedung yang akan dibangun nanti terdiri dari dua lantai dan luasnya 500 meter persegi.

Kepala Diskop UKM dan Naker Pamekasan Achmad Sjaifudi mengatakan, rencana revitalisasi dan reaktualisasi sentar PKL di Jalan Dirgahayu, Kelurahan Bugih, itu bagian dari upaya transformasi kawasan PKL.

Sehingga kondisi pusat perekonomian masyarakat itu lebih hidup dan memberi manfaat maksimal bagi para pedagang.

”Berapa anggran pasti yang disiapkan saya perlu chek dulu ya, karena tidak ingat. Tapi yang jelas ini bukan renovasi biasa, tapi revitalisasi dan reaktualisasi,” ucapnya.

Ketua Dewan Penasihat Dewan Pengurus Daerah (DPD) Asosiasi Pedagang Kali Lima Indonesia (APKLI) Kabupaten Pamekasan Nur Faisal minta pemerintah melibatkan para pedagang pada setiap kebijakan yang akan diambil. Terutama dalam tahap perencanaan penyegaran fasilitas di sentra PKL Sae Rassa.

”Tidak bisa ujug-ujug langsung dieksekusi. Harus disesuaikan dengan kebutuhan riil para pedagang,” pungkasnya. (lil/yan)

Editor : Amin Basiri