Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Bupati Kholil: Pers Miliki Peran Vital Awasi Pemerintah

Hera Marylia Damayanti • Rabu, 18 Februari 2026 | 08:42 WIB

KOMITMEN: Bupati KH Kholilurrahman saat menghadiri kegiatan talk show pentahelix dalam puncak HPN 2026 yang dilaksanakan PWI Pamekasan, Senin (16/2). (PWI UNTUK JPRM)
KOMITMEN: Bupati KH Kholilurrahman saat menghadiri kegiatan talk show pentahelix dalam puncak HPN 2026 yang dilaksanakan PWI Pamekasan, Senin (16/2). (PWI UNTUK JPRM)
 

PAMEKASAN, RadarMadura.id – Pers memiliki peran strategis sebagai salah satu pilar demokrasi di Indonesia.

Keberadaan pers yang independen dan profesional menjadi kunci dalam menjaga transparansi serta akuntabilitas penyelenggaraan kekuasaan.

Bupati Pamekasan KH Kholilurrahman menegaskan, melalui fungsi kontrol sosial, pers memiliki posisi yang sangat penting dalam mengawal jalannya pemerintahan agar tetap berada di koridor hukum serta berpihak pada kepentingan masyarakat.

”Kami berharap pers senantiasa mendapatkan kepercayaan untuk menyampaikan informasi yang cerdas dan akurat, khususnya berkaitan dengan proses dan pelaksanaan pembangunan di Pamekasan,” ujar Bupati Kholil saat menghadiri talk show pentahelix pada puncak peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 yang digelar PWI Pamekasan, Senin (16/2).

Orang nomor satu di Kota Gerbang Salam itu menilai kebebasan pers harus dijamin dan dihormati.

Sebab, berdasarkan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, media memiliki fungsi sebagai sarana informasi, pendidikan, hiburan, sekaligus kontrol sosial.

”Karena itu, kehadiran pers akan berdampak sangat strategis dalam menjawab perubahan yang bergerak sangat cepat dan dinamis,” ujarnya.

Dia juga menjelaskan, konsep pentahelix yang melibatkan lima unsur, yakni akademisi, pelaku usaha, komunitas, pemerintah, dan media, sangat efektif dalam mengawal Pamekasan menuju daerah yang maju.

Dalam konsep ini, media berperan sebagai expander yang melakukan publikasi, promosi, dan membangun citra daerah.

”Sajian informasi harus akurat dan berkualitas. Pers harus bertanggung jawab terhadap kebenaran yang disajikan agar mampu mencerahkan, bukan menyesatkan,” tegas mantan anggota DPR RI itu.

Bupati Kholil berharap ruang interaksi yang sehat antara pemerintah, pers, dan masyarakat terus diperkuat.

Proses komunikasi tidak boleh berjalan satu arah, melainkan harus menjadi ruang dialog agar terjadi pertukaran ilmu, pengetahuan, dan pengalaman.

”Saya sepakat bahwa kemerdekaan pers harus terus kita dorong dan diberi ruang yang sangat terbuka,” pungkasnya. (lil/han)

Editor : Hera Marylia Damayanti
#kontrol sosial #Bupati Kholil #keberadaan pers #mengawal jalannya pemerintahan #Konsep Pentahelix #kebebasan pers #Hari Pers Nasional (HPN) #PWI Pamekasan #mengawal Pamekasan #media