PAMEKASAN, RadarMadura.id – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pamekasan menutup rangkaian Hari Pers Nasional (HPN) 2026 dan HUT ke-80 dengan forum strategis. Bertempat di Bakorwil Pamekasan, Senin malam (16/2), organisasi wartawan tertua itu menggelar talkshow pentahelix bertajuk Menguatkan 4 Pilar Demokrasi.
Sejumlah tokoh hadir dalam forum tersebut. Di antaranya Bupati Pamekasan Kholilurrahman, Wakil Bupati H. Sukriyanto, Ketua DPRD H. Ali Masykur, jajaran forkopimda, kepala OPD, hingga para rektor perguruan tinggi. Hadir pula anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Hj. Ansari, sebagai keynote speaker.
Ketua PWI Pamekasan Hairul Anam menyampaikan, konsep pentahelix dipilih untuk memperkuat empat pilar demokrasi di Pamekasan. Yakni eksekutif, legislatif, yudikatif, dan pers sebagai pilar keempat.
Menurut dia, penguatan itu sejalan dengan tema HPN 2026 yang memuat tiga variabel utama. Yaitu pers sehat, ekonomi berdaulat, dan bangsa kuat.
Baca Juga: Ajak Jurnalis Junjung Tinggi Profesionalisme, PWI Sampang Peringati HPN 2026
“Pers sehat bukan hanya soal medianya, tapi juga manusianya. Karena itu kami menggelar pemeriksaan jantung gratis bekerja sama dengan rumah sakit,” ujarnya.
Anam menambahkan, variabel ekonomi berdaulat diterjemahkan melalui kegiatan temu wartawan dan pengusaha yang digelar pagi harinya. Forum tersebut menjadi ruang membangun komunikasi positif antara media dan pelaku usaha.
Anam melanjutkan, bangsa kuat hanya bisa terwujud jika empat pilar demokrasi berdiri kokoh dan bersinergi. Karena itu, talkshow tersebut diharapkan menjadi ruang dialog yang produktif.
Tidak hanya diskusi. Dalam rangkaian HPN dan HUT PWI ke-80, panitia juga menggelar lomba esai kritik konstruktif terhadap kebijakan pemerintah daerah. Selain itu, ada pula lesehan wartawan bersama RH Abbas Muhammad Rofi'i yang mempererat kebersamaan insan pers.
Sementara itu, Bupati Pamekasan KH. Kholilurrahman menyampaikan apresiasi atas peran pers di Pamekasan. Dia mengucapkan selamat HPN 2026 dan HUT ke-80 PWI.
Baca Juga: Meriahkan HPN, PLN Gelar Apresiasi Kebangsaan Berbagi Kebahagiaan bersama Keluarga Veteran dan YBM
Menurut dia, talkshow pentahelix menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi empat pilar demokrasi. Pemerintah sebagai eksekutif, DPRD sebagai legislatif, lembaga peradilan sebagai yudikatif, dan pers sebagai pilar keempat harus berjalan beriringan.
Bupati Kholil menjelaskan, konsep pentahelix melibatkan lima unsur. Yakni akademisi, bisnis, komunitas, pemerintah, dan media. Masing-masing memiliki peran strategis dalam mendorong inovasi dan pembangunan berkelanjutan.
Akademisi berperan sebagai konseptor dan penyedia basis ilmiah. Pelaku usaha menciptakan nilai tambah dan pertumbuhan ekonomi. Komunitas menjadi penghubung sekaligus penggerak. Pemerintah bertindak sebagai regulator dan fasilitator. Sedangkan media berfungsi memperluas publikasi serta membangun citra positif daerah.
Mantan Anggota DPR RI itu menegaskan, pers memiliki peran vital dalam menciptakan transparansi dan mengawasi jalannya kekuasaan. Informasi yang akurat dan berimbang menjadi kunci agar publik tercerahkan, bukan justru tersesat oleh kabar yang keliru.
“Kemerdekaan pers harus kita dorong. Tetapi kebebasan itu juga harus diiringi tanggung jawab atas kebenaran informasi,” tegasnya.
Kiai Kholil berharap, melalui forum tersebut terbangun ruang komunikasi yang sehat antara pemerintah, pers, dan masyarakat. Sinergi itu diharapkan mampu mendorong terwujudnya Pamekasan yang cerdas, sejahtera, dan mandiri. (afg/dry)
Editor : Hendriyanto