PAMEKASAN, RadarMadura.id – Proyek pembangunan gerai Koperasi Merah Putih (KMP) di Kabupaten Pamekasan terus dikebut. Seluruh kantor KMP di Kota Gerbang Salam ditargetkan bisa rampung dibangun pada Maret mendatang.
Berdasarkan informasi yang diterima Jawa Pos Radar Madura (JPRM), hingga saat ini, dari 189 desa dan kelurahan, baru dibangun 177 gerai. Rata-rata progres pembangunannya berkisar di angka 35 persen.
”Yang sudah 100 persen pembangunannya hanya satu, yakni KMP di Desa Samatan. Juga ada 12 KMP yang status lahannya belum clear and clean,” kata Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Ketenagakerjaan (Diskop UKM dan Naker) Pamekasan Ahmad Sjaifudin.
Baca Juga: IPP Pamekasan Duduki Peringkat Ke-25 Se-Nusantara
Ahmad menuturkan, pihaknya terus berkoordinasi dengan berbagai pihak agar proses penyediaan lahan untuk belasan gerai KMP tersebut segera direalisasikan. Langkah itu dilakukan supaya pembangunan gerai KMP berjalan sukses.
Menurut Ali, aset yang dapat dimanfaatkan untuk pembangunan gerai meliputi seluruh aset milik pemerintah. Mulai pemerintahan desa/kelurahan, pemerintah kabupaten, hingga pemerintah provinsi.
"Dengan pemanfaatan aset pemerintah tersebut, realisasi program diharapkan dapat berjalan efektif dan tepat sasaran,” terangnya.
Sementara itu, Wakil Bupati (Wabup) Pamekasan Sukriyanto mengajak seluruh lurah dan kepala desa bergerak bersama.
Sehingga, target pembangunan gerai KMP bisa selesai sesuai target. Dan, dampak positif dari program prioritas nasional tersebut bisa dinikmati oleh masyarakat.
Baca Juga: Ribuan Warga Dicoret sebagai KPM PKH, Komisi IV Ingatkan Proses Garduasi Tidak Boleh Serampangan
”Kami terus memantau secara berkala setiap tahapan pembangunan. Tujuannya, untuk memastikan berjalan sesuai rencana. Targetnya, bulan Maret pembangunan gerai KMP harus selesai,” pungkasnya. (lil/yan)
Editor : Amin Basiri