PAMEKASAN, RadarMadura.id – Polisi memburu pelaku penjambretan perhiasan yang memicu kecelakaan lalu lintas (laka lantas) di Kecamatan Pegantenan, Rabu (7/1) sekitar pukul 11.00.
Aksi kriminal itu berujung meninggalnya seorang perempuan berusia 60 tahun.
Peristiwa tragis tersebut terjadi di jalan raya Dusun Beltok, Desa Plakpak, Kecamatan Pegantenan.
Sepeda motor Honda PCX yang ditumpangi satu keluarga itu terpaksa keluar jalur dan menghantam tiang toko.
Kasatreskrim Polres Pamekasan AKP Doni Setiawan mengatakan, proses penyelidikan atas kejadian nahas tersebut sedang berlangsung.
Polisi fokus mengejar pelaku penjambretan gelang emas yang kabur usai melakukan aksi kejahatan.
”Sejumlah closed circuit television (CCTV) di sekitar lokasi kami periksa untuk melacak identitas pelaku,” katanya.
Sementara itu, Kanit Gakkum Satlantas Polres Pamekasan Ipda Slamet Riyadi menjelaskan, sepeda motor bernopol M 3863 CC itu dikendarai Halimatus Sakdiyah, 26.
Dia membonceng tiga penumpang lain. Yakni, Sumriyeh, Alfian, dan Kayla.
”Satu penumpang (Sumriyeh, Red) meninggal di lokasi kejadian. Sementara tiga korban lainnya selamat karena hanya mengalami luka ringan,” ungkap Slamet.
Dia menjelaskan, kecelakaan berawal saat sepeda motor korban dipepet dari sisi kanan oleh penjambret.
Pengemudi sepeda motor kemudian oleng di jalan menikung dan menurun, kemudian menghantam tiang penyangga Toko Almira yang terletak di sisi selatan jalan.
Satlantas Polres Pamekasan mengategorikan kecelakaan tersebut sebagai laka tunggal.
Pemicunya, kelengahan pengemudi setelah mengalami insiden penjambretan. Kerugian materiel ditaksir mencapai Rp 15 juta.
Sementara itu, salah satu kerabat korban, Mohammad Dahrul, mengungkapkan bahwa para korban laka lantas merupakan satu keluarga.
Mereka terdiri dari anak, ibu, cucu, dan keponakan.
”Mereka rencananya mau menjenguk anak dari korban yang meninggal (Sumriyeh, Red). Namun nahas, di jalan menuju lokasi terjadi penjambretan,” ulas Dahrul. (afg/yan)
Editor : Hera Marylia Damayanti