PAMEKASAN, RadarMadura.id - Menjelang akhir tahun, pembayaran iuran Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) menjadi hal penting yang perlu diperhatikan oleh seluruh peserta. Status kepesertaan yang aktif memastikan peserta tetap dapat mengakses layanan kesehatan sesuai ketentuan yang berlaku.
Pembayaran iuran secara rutin dan tepat waktu juga menjadi bagian dari upaya menjaga keberlangsungan Program JKN, sehingga perlindungan kesehatan dapat terus dirasakan oleh seluruh masyarakat.
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Pamekasan, Galih Najung Sari, menjelaskan bahwa Program JKN dibangun atas prinsip gotong royong. Prinsip ini menempatkan setiap peserta sebagai bagian penting dalam menjaga keberlanjutan sistem jaminan kesehatan nasional.
“Pembayaran iuran yang dilakukan secara rutin akan menjaga status kepesertaan JKN tetap aktif. Dengan demikian, peserta tidak akan mengalami kendala saat membutuhkan layanan kesehatan di fasilitas kesehatan,” ujar Galih saat ditemui pada Senin (29/12).
Menurut Galih, membayar iuran tepat waktu juga merupakan bentuk kontribusi nyata peserta dalam mendukung keberlangsungan Program JKN agar tetap berjalan secara berkesinambungan.
Baca Juga: BPJS Kesehatan Beri Penghargaan Bintang Tiga kepada Klinik Utama Sumenep
Galih menambahkan, BPJS Kesehatan telah menyediakan berbagai kanal untuk memudahkan peserta dalam mengecek status kepesertaan sekaligus melakukan pembayaran iuran. Kemudahan ini diharapkan mendorong kedisiplinan peserta dalam memenuhi kewajibannya.
“Peserta dapat mengecek status kepesertaan dan membayar iuran melalui berbagai kanal digital maupun mitra pembayaran resmi. Salah satunya melalui Aplikasi Mobile JKN yang bisa diakses kapan saja dan di mana saja,” jelasnya.
Manfaat membayar iuran tepat waktu dirasakan langsung oleh peserta JKN asal Kabupaten Pamekasan, Indri Layla Masruro (24). Menurut Indri, memastikan kepesertaan JKN tetap aktif menjadi hal penting, terutama menjelang libur akhir tahun.
“Menjelang liburan, kepesertaan JKN harus dipastikan aktif agar lebih tenang jika sewaktu-waktu terjadi gangguan kesehatan. Dengan iuran yang dibayar tepat waktu, kita bisa bepergian tanpa khawatir soal akses layanan kesehatan,” ungkapnya.
Baca Juga: BPJS Kesehatan Apresiasi RSI Garam Kalianget atas Transformasi Digital Layanan JKN
Indri juga mengapresiasi kehadiran Program Rencana Pembayaran Bertahap (REHAB) 2.0 yang dinilai memberikan solusi bagi peserta yang mengalami kendala ekonomi akibat tunggakan iuran.
“Program REHAB 2.0 sangat membantu karena tunggakan bisa dibayar secara bertahap. Program ini benar-benar meringankan dan memberi kesempatan peserta untuk kembali aktif dan mendapatkan perlindungan kesehatan,” pungkas Indri. (*/dry)
Editor : Hendriyanto