PAMEKASAN, RadarMadura.id – Pelaksanaan event spektakuler Madura Awards (MA) 2025 yang digelar Jawa Pos Radar Madura (JPRM) tinggal menghitung hari.
Memasuki tahun ke-11 penyelenggaraan, ajang bergengsi ini kembali hadir dengan mengusung tema Tembakau Madura Menyejahterakan.
Bupati Pamekasan KH Kholilurrahman menyampaikan apresiasi tinggi kepada Jawa Pos Radar Madura atas konsistensinya menyelenggarakan Madura Awards setiap tahun.
Terlebih, tema yang diangkat pada MA 2025 dinilai sangat relevan dengan kondisi dan karakter masyarakat Madura.
Menurutnya, tembakau memiliki posisi strategis dan historis bagi Madura. Tidak hanya berkontribusi besar terhadap perekonomian daerah, tetapi juga mencerminkan kearifan lokal yang diwariskan secara turun-temurun.
”Tema ini sangat tepat. Tembakau bukan hanya komoditas ekonomi, tetapi juga bagian dari identitas dan budaya masyarakat Madura,” ujarnya.
Melalui MA 2025, bupati berharap nilai-nilai budaya yang melekat pada tembakau Madura semakin dikenal luas, baik di tingkat regional maupun nasional.
Selain itu, ajang ini diharapkan mampu memberikan dorongan nyata bagi peningkatan kesejahteraan petani tembakau dan para pelaku usaha yang terlibat dari hulu hingga hilir.
Bupati Kholil menilai, MA tidak hanya menjadi ajang pemberian penghargaan, tetapi juga ruang refleksi bersama untuk menjaga keberlanjutan tembakau Madura.
Tantangan yang dihadapi sektor tembakau ke depan dinilai kian kompleks. Mulai dari persoalan cuaca, harga jual, hingga kebijakan nasional.
”Tembakau ini merupakan warisan budaya sekaligus sumber penghidupan masyarakat. Maka, harus dijaga bersama. Madura Awards menjadi momentum penting agar Madura bisa terus maju dengan kekuatan lokalnya,” tegasnya.
Orang nomor satu di Kota Gerbang Salam itu juga menyoroti pentingnya penghargaan yang diberikan kepada pelaku tembakau dari hulu hingga hilir.
Menurutnya, penghargaan Madura Awards bukan sekadar simbol prestasi, tetapi bentuk pengakuan atas kerja keras, ketekunan, dan kontribusi nyata para pelaku tembakau terhadap pembangunan daerah.
Penghargaan tersebut diharapkan mampu menjadi pemantik semangat bagi petani, pelaku usaha, dan generasi muda Madura untuk terus berinovasi serta mengembangkan potensi tembakau lokal agar memiliki daya saing yang lebih kuat.
Selain fokus pada prestasi dan capaian ekonomi, MA 2025 juga mengusung semangat kepedulian sosial.
Melalui ajang ini, para pelaku tembakau didorong tidak hanya berorientasi pada keuntungan, tetapi juga menanamkan nilai-nilai sosial dan budaya Madura yang menjadi identitas masyarakat.
”Mari kita sukseskan Madura Awards 2025. Mudah-mudahan ke depan pertanian tembakau yang selama ini menjadi komoditas unggulan Madura bisa terus berkembang, berkelanjutan, dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. (lil/han)
Editor : Hera Marylia Damayanti