PAMEKASAN, RadarMadura.id - Menyimak, menampung, dan memahami aspirasi dari akar rumput merupakan langkah awal yang sangat penting dalam proses pembangunan.
Aspirasi masyarakat menjadi cerminan kebutuhan riil di lapangan yang harus dijadikan rujukan dalam setiap pengambilan kebijakan.
Pemerintah juga dituntut untuk mampu menindaklanjuti setiap masukan secara konkret.
Dengan demikian, kehadiran pemerintah benar-benar dirasakan oleh masyarakat.
Hal itulah yang dilakukan Pemkab Pamekasan sebagai langkah konret untuk menyelaraskan berbagai program.
Mulai dari pembangunan di tingkat desa hingga kabupaten. Dengan demikian, kebijakan yang diambil bisa tepat sasaran.
Kami harus mendengarkan suara di bawah, suara masyarakat. Alhamdulillah, kami sudah melakukan serap aspirasi di tingkat kecamatan yang melibatkan kepala desa dan lurah, kata Bupati Kholil.
Orang nomor satu di Kota Gerbang Salam itu menyebutkan, sudah ada delapan kecamatan yang melakukan penjaringan aspirasi.
Berbagai isu strategis jadi fokus pembahasan. Mulai dari peningkatan infrastruktur, penguatan ekonomi, pelayanan, hingga pendidikan dan kesehatan.
Keberhasilan daerah tidak hanya ditentukan oleh realisasi program.
Akan tetapi, capaian dari target dan sasaran program. Sehingga, output dan outcome-nya benar-benar dirasakan oleh masyarakat, ucapnya.
Menurut Kiai Kholil, partisipasi masyarakat diyakini bisa memperkuat komunikasi dan koordinasi antara pemerintah desa dan kabupaten.
Kepercayaan publik akan terus tumbuh ketika aspirasi yang disampaikan diakomodasi dan direalisasikan lewat program pembangunan.
Saya minta para camat dan kepala desa serta lurah untuk mengintensifkan komunikasi.
Sehingga arah pembangunan Pamekasan ke depan lebih maju, inklusif, dan berkelanjutan, ujarnya.
Mantan anggota DPR RI itu mendorong kepala desa dan lurah untuk aktif mengusulkan ide dan gagasan segar terkait rencana program pembangunan di wilayahnya masing-masing.
Sehingga, pengembangan wilayah tidak bersifat monoton, tapi lebih inovatif dan berkelanjutan.
Insyaallah kami akan menindaklanjuti setiap usulan. Memprioritaskan pembangunan yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.
Dan, terus membuka ruang komunikasi antara pemerintah kabupaten dan desa, pungkasnya.
Bupati Kholil juga berharap seluruh aparatur pemerintah di lingkungan Pemkab Pamekasan melaksanakan tugas secara profesional dan memberikan pelayanan publik dengan baik.
Selain itu, membangun komunikasi serta koordinasi yang efektif.
Mari terus memperkuat sinergisitas, kolaborasi, dan partisipasi demi mewujudkan Pamekasan yang lebih maju, nyaman, dan berdaya saing, pungkasnya. (lil/yan)
Editor : Amin Basiri