Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Pembangunan Kopdes Merah Putih Dikebut

Amin Basiri • Kamis, 11 Desember 2025 | 15:15 WIB

kopdes afg (1)

PROKOPIM UNTUK JPRM

DIPANTAU: Wabup Sukriyanto (kemeja cokelat) meninjau pembangunan Kopdes Merah Putih di Kecamatan Pegantenan, Selasa (9/12).

TELITI: Wabup Sukriyanto (kemeja cokelat) meninjau pembangunan Kopdes Merah Putih di Kecamatan Pademawu, Selasa (9/12).
TELITI: Wabup Sukriyanto (kemeja cokelat) meninjau pembangunan Kopdes Merah Putih di Kecamatan Pademawu, Selasa (9/12).

PAMEKASAN, RadarMadura.id - Pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Pamekasan mulai dikerjakan.

Sejumlah desa mulai mengebut pengerjaan fisik. Pemkab Pamekasan memperketat pengawasan agar proyek prioritas nasional itu tidak meleset dari target.

Wabup Pamekasan Sukriyanto turun langsung memeriksa perkembangan pembangunan KDKMP di sejumlah titik pada Selasa (9/12).

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan progres di lapangan sesuai dengan laporan yang diterima pemerintah daerah.

Pemantauan dimulai dari Kecamatan Pademawu, meliputi Desa Dasok, Bunder, dan Pademawu Timur.

Lalu, Sukriyanto bergeser ke Kecamatan Proppo mendatangi Desa Samatan, Mapper, dan Banyubulu. Terakhir, dia meninjau di Desa Palengaan Laok dan Desa Larangan Badung, Kecamatan Palengaan.

Mantan Kepala Desa (Kades) Blaban, Kecamatan Batumarmar itu mengecek langsung tahapan pembangunan.

Menurutnya, progres setiap titik tidak sama. ”Ada yang masih tahap pondasi, ada yang sudah pemasangan bata, katanya.

Dia menegaskan, pengawasan harus diperketat agar pembangunan tidak tersendat di tengah jalan.

Desa diminta aktif mengontrol pelaksanaan proyek dengan dibantu Babinsa untuk memastikan pekerjaan berjalan sesuai rencana dan spesifikasi.

Sukriyanto juga mengingatkan bahwa KDMP disiapkan sebagai pusat layanan kebutuhan pokok, wadah pemasaran produk warga, sekaligus pengungkit ekonomi desa.

Karena itu, keterlambatan pembangunan akan berdampak langsung pada target penguatan ekonomi masyarakat.

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, dan Tenaga Kerja (Diskop UKM Naker) Pamekasan Achmad Sjaifudin menyatakan, pihaknya juga memantau progres pembangunan KDKMP. Yakni, dengan mengutus pendamping lapangan.

”Kami terus menerima laporan dari pendamping. Dalam waktu dekat kami akan berkoordinasi untuk memetakan progres dan memastikan jumlah koperasi desa yang sudah mulai dibangun, tukasnya. (afg/bil)

Editor : Amin Basiri