Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

BNNP Jatim Turun Gunung Ajak Perangi dan Berantas Peredaran Narkoba

Amin Basiri • Selasa, 9 Desember 2025 | 23:10 WIB

 

Ilustrasi say no to drugs
Ilustrasi say no to drugs

PAMEKASAN, RadarMadura.id - Genderang perang terhadap narkoba ditabuh di jantung Kota Gerbang Salam.

BNNP Jawa Timur (Jatim) menggelar Apel Kebangsaan di Lapangan Nagara Bhakti Pamekasan, kemarin (8/12).

Aparat, pemerintah daerah, pelajar, hingga elemen masyarakat tumpah ruah dalam satu barisan perlawanan.

Kepala BNNP Jatim, Brigjen Pol Budi Mulyanto, menegaskan, narkoba adalah ancaman nyata bagi masa depan bangsa.

Menurut Budi, peran keluarga disebut sebagai benteng pertama yang tak boleh runtuh.

Budi mengajak agar masyarakat juga aktif dalam melakukan upaya pencegahan, pengawasan, sekaligus berani melapor.

"Penyalahgunaan narkoba merupakan ancaman serius bagi generasi bangsa dan membutuhkan komitmen bersama untuk menanggulanginya," tegasnya.

Sinyal bahaya tersebut juga sejalan dengan potret keras yang disajikan Polres Pamekasan.

Dalam rentang 1 Januari hingga 25 November 2025, sebanyak 76 kasus narkoba berhasil diungkap.

Barang bukti yang disita mencerminkan masifnya peredaran. Sabu mendominasi, yakni 66 kasus dengan total 353,67 gram.

Okerbaya tercatat lima kasus dengan 10.421 butir dan Inex lima kasus dengan 76,5 butir.

Sebanyak 130 orang ditetapkan sebagai tersangka. Rinciannya, 114 tersangka sabu, tujuh okerbaya, dan sembilan inex.

Dari jumlah itu, 119 berstatus pengedar. Sisanya, 11 orang adalah pengguna.

Lokasi peredaran pun menyebar di berbagai titik. Pemukiman warga menjadi yang terbanyak dengan 42 kasus. Jalan raya 15 kasus.

Tempat umum 16 kasus. Bahkan satu kasus muncul di lapas dan 2 kasus di hotel.

Kapolres Pamekasan, AKBP Hendra Eko Triyulianto, menegaskan, pihaknya tidak memberi ruang sedikit pun bagi jaringan narkoba.

Pria asal Bangkalan itu berkomitmen untuk menindak tegas, para pelaku kejahatan narkoba.

"Ini (peredaran narkoba, Red) adalah ancaman serius bagi generasi muda. Kami tegaskan akan kejar para pelaku ke mana pun perginya," pungkasnya. (afg/yan)

Editor : Amin Basiri