PAMEKASAN, RadarMadura.id – Persiapan menuju Musyawarah Daerah (Musda) XI DPD Partai Golkar Pamekasan mulai menghangat.
Aroma kompetisi internal kian terasa setelah tiga nama kader, yakni Djohan Susanto, Imam Syafii Yahya, dan Moh. Syamsul Arifin diisukan siap maju berebut kursi ketua.
Meski belum ada jadwal resmi, dinamika di internal beringin mulai bergerak cepat.
Ketua DPD Golkar Pamekasan Rize Ikhwan Muttaqin tidak menampik kabar tersebut.
Menurut dia, seluruh kader memiliki hak yang sama untuk mencalonkan diri selama memenuhi syarat dan menunjukkan komitmen kuat terhadap partai.
”Golkar itu terbuka. Banyak kader yang punya kapasitas, baik dari anggota fraksi maupun tokoh senior di struktur kepengurusan, ujarnya.
Pria yang karib disapa Wawan itu menegpaskan bahwa proses pencalonan belum dibuka.
Pihaknya masih menunggu jadwal resmi dari DPD Golkar Jawa Timur.
Meski begitu, panitia Musda XI DPD Golkar Pamekasan sudah terbentuk lengkap. Mulai dari steering committee (SC) maupun organizing committee (OC).
Wawan menegaskan bahwa daerah hanya tinggal melakukan eksekusi begitu jadwal turun dari provinsi.
Syarat pencalonan juga sangat jelas. Calon ketua wajib merupakan kader Golkar aktif minimal lima tahun.
Jika masa kaderisasi tidak memenuhi ketentuan, wajib ada diskresi langsung dari DPP.
Dia menilai aturan ini penting untuk memastikan calon benar-benar paham kultur dan arah perjuangan partai.
Wawan juga memastikan tidak akan kembali maju. Dia menyebut masa jabatannya sudah dua periode, sesuai ketentuan AD/ART partai.
Pria yang juga anggota DPRD Pamekasan itu berharap musda XI menjadi momentum konsolidasi untuk memperkuat mesin politik beringin.
”Siapa pun yang terpilih harus membawa Golkar lebih baik, bermanfaat. Visi dan misi juga harus jelas. Semua harud konkret.
Target jangka panjangnya adalah memiliki keterwakilan di semua daerah pemilihan (dapil). Saat ini, baru ada tiga, sambungnya.
Sementara itu, Djohan Susanto mulai melakukan komunikasi politik intens.
Dia terang-terangan meminta restu jika kelak ditakdirkan memimpin Golkar Pamekasan.
Djohan menyebut dirinya siap lahir batin untuk ikut kontestasi dalam musda nanti.
Imam Syafii Yahya pun tak tinggal diam. Meski proses pendaftaran belum dibuka, pria yang karib disapa Iik itu menyatakan tingkat kesiapannya mencapai 99 persen untuk bertarung merebut kursi ketua DPD Golkar Pamekasan.
Sementara, Moh. Syamsul Arifin mengaku percaya diri memiliki kapasitas dan pengalaman untuk melanjutkan kepemimpinan Golkar di tingkat kabupaten.
Syamsul juga menyatakan siap maju jika mekanisme partai sudah berjalan dan pencalonan dibuka resmi. (afg/han)
Editor : Amin Basiri