Dewan lil
M. KHOLIL RAMLI/JPRM
KOMITMEN: Bupati Pamekasan KH Kholilurrahman (tengah), Ketua DPRD Pamekasan Ali Masykur (kanan), dan Plh Sekda Pamekasan Taufiqurrachman (kiri) terlihat kompak kemarin.
PAMEKASAN, RadarMadura.id - Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026 Kabupaten Pamekasan menyusut ratusan miliar. Itu dampak pemangkasan dana transfer ke daerah (TKD).
Ketua DPRD Pamekasan Ali Masykur berjanji akan mengawal keterbatasan fiskal daerah agar tetap pro terhadap kepentingan rakyat.
Itu disampaikan setelah Bupati Pamekasan KH Kholilurrahman menyampaikan nota keuangan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) APBD 2026, Senin (10/11).
”APBD susut sekitar Rp 240 miliar lebih tahun 2026. Ini menjadi bahan telaah serius oleh kami, kata Ali Masykur kemarin (18/11).
Legislator partai berlambang Kakbah itu dengan tegas mengatakan pembahasan akan difokuskan pada proyek pembangunan, dana desa, dan program pengentasan kemiskinan.
Karena perlu adanya penambahan alokasi anggaran untuk perbaikan infrastruktur jalan di Kota Gerbang Salam.
Oleh sebab itu, dalam waktu 30 hari ke depan pihaknya akan menelaah secara mendalam komposisi belanja publik dan belanja pegawai yang tertuang dalam Raperda APBD 2026.
Sehingga, dapat dipastikan kepentingan masyarakat sudah benar-benar terakomodasi secara maksimal.
Baca Juga: Polisi Bekuk Warga Kolpajung, Rampas Barang Berharga dan Aniaya Istri Siri
Dia mengaku, untuk memperkuat analisis tersebut akan melibatkan konsultan independen dalam proses penelaahan pemanfaatan anggaran negara tersebut.
Tujuannya, memastikan seluruh program di bawah kepemimpinan Bupati KH Kholilurrahman dan Wabup Sukriyanto berpihak pada kepentingan masyarakat.
”Kami akan telaah kembali, akan dikaji per dinas, agar APBD 2026 benar-benar berpihak kepada rakyat, lanjutnya.
Terpisah, Bupati Kholil menyatakan penyusunan anggaran APBD 2026 akan dibahas dan disetujui bersama antara eksekutif dan legislatif.
Penetapan tesebut dilakukan sesuai dengan mekanisme yang diatur dalam peraturan perundang-undangan.
”Struktur APBD 2026 Pamekasan akan mengalami banyak perubahan, karena banyak penurunan dana transfer.
Oleh karena itu, kami fokuskan pemanfaatannya untuk program yang prioritas, pungkasnya. (lil/jup)
Editor : Amin Basiri