Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Penyaluran Banpang Dilakukan secara Berkala

Amin Basiri • Rabu, 19 November 2025 | 18:14 WIB
ANTUSIAS: Sejumlah warga Pasean Pamekasan sedang antre untuk menerima banpang, Selasa (18/11).
ANTUSIAS: Sejumlah warga Pasean Pamekasan sedang antre untuk menerima banpang, Selasa (18/11).

PAMEKASAN, RadarMadura.id – Jumlah keluarga penerima manfaat (KPM) bantuan pangan (banpang) untuk Oktober dan November mencapai 105.797 orang.

Kuota penerima bantuan pangan (PBP) tersebut lebih besar dari periode Juni dan Juli, yaitu hanya 105.109 KPM. 

Pemimpin Perum Bulog Cabang Madura, Ahmad Rofi'i, mengatakan, proses penyaluran program nasional tersebut sudah dimulai sejak kemarin (18/11).

Namun, tidak dilakukan secara serentak, melainkan berkala sesuai jadwal yang telah direncanakan dan disepakati dengan instansi daerah yang membidangi pangan.

”Penyaluran perdana di Kecamatan Pasean. Lokasi penyerahan mayoritas di balai desa,” kata Rofi'i.

Dia mengklaim, terdapat berbagai pihak yang terlibat dalam penyaluran bantuan tersebut.

Selain tim dari Perum Bulog sebagai penyalur, juga dibantu pihak pemerintah desa (Pemdes). Sedangkan monitoring dilakukan pemerintah

kecamatan dan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Pamekasan.

”Untuk bantuan yang diberikan 10 kilogram beras dan 2 liter minyak goreng per alokasi atau per bulan.

Jadi, total yang diterima KPM 20 kilogram beras dan 4 liter minyak,” ungkapnya.

Menurutnya, bantuan itu dikucurkan untuk mengurangi beban pengeluaran masyarakat sekaligus sebagai upaya dalam mengentaskan kemiskinan.

Selain itu, juga menangani kerawanan pangan dan menanggulangi kekurangan pangan.

”Termasuk sebagai upaya mengendalikan gejolak harga pangan dan inflasi. Juga melindungi produsen dan konsumen di bidang pangan, khususnya beras,” tegasnya.

Frida Eka Diana, selaku Kabid Ketahanan Pangan DKPP Pamekasan, mengaku, intitusinya memiliki peran penting dalam proses penyaluran banpang kepada KPM.

Salah satunya mengontrol kualitas dan kuantitas jenis bantuan baik sebelum maupun saat proses penyaluran.

”Ini dilakukan untuk memastikan bantuan yang diterima masyarakat sesuai dan tepat sasaran.

Karena sekarang musim hujan, kalau ada berasnya jelek, dikembalikan. Akan diganti 100 persen,” pungkasnya. (lil/yan)

Editor : Amin Basiri