Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Bakorwil Pamekasan Gencarkan Pasar Murah, Kado HUT Ke-80 Jatim untuk Warga Madura

Amin Basiri • Selasa, 18 November 2025 | 16:05 WIB

Bakorwil lil (1); F-Bakorwil lil (2); F-Bakorwil lil (3)

BAKORWIL PAMEKASAN untuk JPRM

KOMITMEN: Sekretaris Bakorwil IV Pamekasan Muhyi, S.Sos., M.Si. menyampaikan sambutan dalam kegiatan pasar murah di Kecamatan Omben, Sampang, Jumat (14/11). 

 

F-Bakorwil lil (4)

BAKORWIL PAMEKASAN untuk JPRM

DEKAT: Sekretaris Bakorwil IV Pamekasan Muhyi, S.Sos., M.Si. membantu warga saat belanja di pasar murah di Kecamatan Omben, Sampang, Jumat (14/11).

 

F-Bakorwil lil (5)

ANTUSIAS: Warga Kecamatan Omben, Sampang, antre menunggu giliran belanja di pasar murah yang digelar Bakorwil IV Pamekasan, Jumat (14/11).
ANTUSIAS: Warga Kecamatan Omben, Sampang, antre menunggu giliran belanja di pasar murah yang digelar Bakorwil IV Pamekasan, Jumat (14/11).

PAMEKASAN, Radaramadura.id -;Pemprov Jawa Timur melalui Bakorwil IV Pamekasan terus menggeber kegiatan pasar murah di sejumlah titik di Pulau Madura.

Program sembako bersubsidi ini menjadi kado khusus dari Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa untuk masyarakat Madura dalam rangka HUT Ke-80 Provinsi Jawa Timur.

Di Pulau Garam, ada 12 titik pasar pangan murah yang tersebar merata di empat kabupaten.

Masing-masing kabupaten kebagian tiga lokasi. Untuk Kabupaten Sampang, gelaran dipusatkan di Kecamatan Kota, Kedungdung, dan Omben.

Penentuan titik dilakukan berdasarkan hasil koordinasi antara pemprov dan pemkab setempat.

Pelaksanaan di Sampang berlangsung meriah. Salah satunya di Kecamatan Omben pada Jumat (14/11). Warga setempat tampak antusias.

Mereka datang sejak pagi untuk mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga miring namun berkualitas.

Sekretaris Bakorwil IV Pamekasan Muhyi, S.Sos., M.Si., menegaskan, pasar murah ini menjadi strategi pemerintah dalam menjaga stabilitas harga pangan.

Program tersebut dinilai krusial, mengingat kondisi ekonomi masyarakat masih perlu diperkuat.

”Tujuannya, menekan laju inflasi daerah, terutama dari sektor pangan yang selama ini paling sering memicu fluktuasi harga, jelasnya.

Melalui intervensi harga, pemerintah berharap harga komoditas tetap stabil dan mudah dijangkau.

Beragam bahan pokok disediakan, mulai beras, telur, gula, minyak goreng, hingga kebutuhan dapur lain dengan harga lebih rendah dari pasaran.

Muhyi menambahkan, Pemprov Jatim bersama pemerintah daerah akan terus menggencarkan pasar murah di berbagai wilayah sebagai bentuk komitmen meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

”Semoga kegiatan ini mampu meringankan beban warga sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah, tandasnya. (lil/han)

Editor : Amin Basiri