Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Kuota CJH Tahun Depan Bertambah

Amin Basiri • Jumat, 14 November 2025 | 14:50 WIB
INTERAKTIF: Sejumlah warga sedang mengakses Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu Kemenag Pamekasan, Kamis (13/11).
INTERAKTIF: Sejumlah warga sedang mengakses Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu Kemenag Pamekasan, Kamis (13/11).

PAMEKASAN, RadarMadura.id - Kuota calon jemaah haji (CJH) 2026 sudah ditentukan.

Tahun depan, kuota CJH Kabupaten Pamekasan bertambah jika dibandingkan tahun 2025. Saat ini, CJH sedang melaksanakan pemeriksaan kesehatan.

Kasi Pelaksaanan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Pamekasan Abdul Halim menyatakan, kuota CJH yang direncanakan berangkat tahun depan sebanyak 1.287 jemaah.

Data ini dikeluarkan Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenag Jawa Timur (Jatim).

Kuota tersebut lebih banyak dari musim haji 2025 yang berjumlah 1.049 jemaah.

Data yang dikeluarkan Kakanwil 998 jemaah reguler, kemudian lansia 289 orang, kata Halim kemarin.

Menurutnya, kemungkinan kuota CJH Pamekasan bisa bertambah. Pihaknya masih menunggu ketentuan dari Kanwil Kemenag Jatim.

Sekarang CJH sedang menjalani tahapan pemeriksaan kesehatan CJH.

Jika hasilnya istitha'ah, mereka baru bisa melakukan pelunasan.

Halim menyebut, besaran Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) reguler tahun depan Rp 87.409.365.

Namun, porsi yang dibayar jemaah atau Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BIPIH) ditetapkan Rp 54.193.806, yakni 62 persen dari total keseluruhan biaya.

Biaya pelunasan disesuaikan dengan setoran awal dan saldo virtual account jemaah yang tercatat di Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH).

Rata-rata jumlah yang harus dibanyar CJH berkisar Rp 26 juta lebih. 

Biasanya, embarkasi Surabaya lebih mahal, nambah sekitar tiga juta rupiah.

Jadi untuk nilai pastinya kami masih menunggu keputusan presiden (Keppres), ungkapnya.

Halim berharap, CJH Pamekasan yang masuk daftar pemberangkatan haji tahun depan menjaga kesehatan.

Mengingat, pemerintah Arab Saudi dan Indonesia sangat memperhatikan istitha'ah CJH.

Jadi, hanya jemaah yang benar-benar sehat dan dinyatakan istitha'ah yang berangkat.

Karena itu harus selalu cek kesehatan mulai sekarang sampai pemberangkatan, pesannya. (lil/bil)

Editor : Amin Basiri