Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Upacara Harjad Penuh Nuansa Budaya Peringati Tonggak Sejarah Pamekasan

Amin Basiri • Jumat, 7 November 2025 | 16:41 WIB

 

PENUH RASA SYUKUR: Bupati Pamekasan Dr. KH. Kholilurrahman, S.H., M.Si didampingi Wakil Bupati H. Sukriyanto berfoto bersama peserta upacara Harjad Ke-495 Kabupaten Pamekasan, Senin (3/11).
PENUH RASA SYUKUR: Bupati Pamekasan Dr. KH. Kholilurrahman, S.H., M.Si didampingi Wakil Bupati H. Sukriyanto berfoto bersama peserta upacara Harjad Ke-495 Kabupaten Pamekasan, Senin (3/11).

PAMEKASAN, RadarMadura.id – Upacara peringatan Hari Jadi (Harjad) Ke-495 Kabupaten Pamekasan di Lapangan Nagara Bhakti Mandhapa Agung Ronggosukowati, Senin (3/11), berlangsung khidmat. Seluruh rangkaian acara dikemas dengan nuansa budaya Madura yang kental.

Mulai dari busana adat hingga penggunaan bahasa Madura halus mewarnai jalannya upacara. Suasana sakral terasa sejak awal prosesi dimulai.

Kepala Bidang Pariwisata, Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar), R. Moh. Zahri, SSTP., M.Si., M.HP mengatakan, pemilihan busana adat dan penggunaan bahasa Madura halus menjadi cerminan identitas budaya lokal.

Selain sebagai bentuk penghormatan kepada leluhur, hal itu juga untuk menjaga keindahan dan kesantunan budaya Madura.

“Penggunaan bahasa halus juga menandakan wibawa, penghargaan, dan tata krama yang menjadi ciri khas masyarakat Pamekasan,” ujarnya.

Bupati Pamekasan Dr. KH. Kholilurrahman, S.H., M.Si mengatakan, upacara harjad merupakan momen untuk mengenang tonggak sejarah berdirinya Kabupaten Pamekasan. Sekaligus sebagai bentuk rasa syukur atas perjalanan panjang dan kemajuan daerah.

Selain itu, kegiatan tersebut juga diharapkan mampu menumbuhkan semangat kebersamaan, rasa cinta terhadap daerah, serta meneladani nilai-nilai perjuangan para pendahulu.

“Harapan ke depan, Pamekasan menjadi kabupaten yang maju, religius, kreatif, dan berdaya saing tinggi.

Pembangunan terus meningkat dengan tetap berpijak pada nilai keislaman dan kearifan lokal,” pungkasnya. (lil/han)

Editor : Amin Basiri