Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Wamen Imigrasi dan Pemasyarakatan Tekankan Integritas, Disiplin, dan Sinergi

Hendriyanto • Jumat, 3 Oktober 2025 | 17:49 WIB

TEGAS: Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Silmy Karim melakukan kunjungan dan penguatan kelembagaan.
TEGAS: Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Silmy Karim melakukan kunjungan dan penguatan kelembagaan.

PAMEKASAN, RadarMadura.id – Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Silmy Karim, menekankan pentingnya integritas, kedisiplinan, serta visi jangka panjang. Arahan ini diberikan kepada seluruh jajaran Imigrasi sebagai pedoman menghadapi dinamika global dan meningkatkan pelayanan publik.

Silmy menegaskan, etika dan pola pikir adalah fondasi utama dalam melaksanakan tugas. Ia meminta jajarannya menghindari konflik yang tidak produktif dan lebih fokus memperluas kontribusi positif.

“Besarkan dahulu kolamnya sebelum kita beraktivitas di dalamnya. Jangan berkonflik di kolam kecil yang hanya akan menguras energi tanpa manfaat besar,” tegas Silmy. Ia mengingatkan agar energi diarahkan pada kerja-kerja strategis.

Menurutnya, seorang pimpinan sejati harus hadir sebagai penyelesai masalah, bukan memperkeruh keadaan. “Pemimpin harus berani bermimpi, menyusun rencana, dan memetakan masa depan organisasi,” ujarnya.

Baca Juga: Kantor Imigrasi Imbau Masyarakat Waspadai Website Palsu

Silmy meminta pimpinan fokus pada isu strategis dan visioner. Sementara itu, urusan teknis dan operasional harus didistribusikan kepada pejabat yang membidanginya.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam tugas Imigrasi. Seluruh Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) diminta menjalin komunikasi yang sehat dengan Forkopimda dan aparat penegak hukum.

“Silaturahmi dan komunikasi yang baik akan memperkuat koordinasi serta memudahkan penyelesaian persoalan di lapangan,” jelas Silmy. Ia menyebut hubungan baik antarinstansi sebagai kunci efektivitas kinerja.

Kedisiplinan pegawai menjadi perhatian utama dalam arahannya. Silmy menekankan bahwa disiplin tidak hanya terkait kehadiran atau administrasi, tetapi juga sikap, perilaku, dan kepatuhan terhadap aturan.

“Disiplin adalah cermin profesionalitas. Ia menjadi wibawa institusi dan sama pentingnya dengan integritas dalam bekerja,” tegasnya. Silmy menekankan bahwa tanpa disiplin, citra institusi bisa menurun.

Baca Juga: Desa Binaan Imigrasi Jadi Inspirasi di Forum Internasional DGICM 2025

Terkait pengawasan orang asing, Silmy menekankan pentingnya basis data kuat melalui sistem Sistik. Ia meminta setiap temuan ketidaktepatan diselesaikan dengan edukasi, tetapi penindakan harus segera dilakukan bila ada pelanggaran.

“Jika terbukti ada pelanggaran yang merugikan negara, tindakan tegas wajib diambil,” tandasnya. Ia mencontohkan investor ilegal yang tidak cukup hanya diedukasi, melainkan harus ditindak sesuai aturan.

Silmy juga menyoroti kewajiban hotel melaporkan keberadaan orang asing. Ia menekankan ketepatan alamat dalam setiap administrasi keimigrasian agar basis data tetap valid.

Dalam bidang pelayanan, Silmy mengumumkan rencana peluncuran aplikasi M-Paspor terbaru yang lebih efisien dan ramah pengguna. Ia juga menekankan perlunya pengaturan kuota pelayanan agar seimbang dan adil.

“Pelayanan adalah wajah institusi. Karena itu, kita harus menghadirkan layanan cepat, transparan, dan adaptif terhadap kebutuhan masyarakat,” jelasnya.

Baca Juga: Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Pamekasan Gagas Layanan IDAMAN bagi WNA Asal Mesir

Menutup arahannya, Silmy mengibaratkan setiap unit kerja sebagai pekarangan yang harus dijaga kebersihannya. “Jika pekarangan bersih, maka rumah besar organisasi pun akan kuat, sehat, dan berwibawa,” ungkapnya.

Silmy menegaskan kembali bahwa Imigrasi harus menjadi institusi yang membanggakan. “Tidak hanya karena ketegasannya dalam penegakan hukum, tetapi juga karena ketulusannya dalam pelayanan, kedisiplinannya dalam bekerja, dan integritas setiap insan di dalamnya,” pungkasnya. (dry)

Editor : Hendriyanto
#integritas #paspor #imigrasi #wamen #kemenkumham