PAMEKASAN, RadarMadura.id - Kinerja Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pamekasan kembali menjadi sorotan.
DPRD menegaskan akan turun langsung memeriksa hasil pekerjaan, terutama untuk pemeliharaan ruas Jalan Kertagena Tengah, Kecamatan Kadur, yang diduga memiliki ketidaksesuaian pada volume lebar jalan.
Ketua Komisi III DPRD Pamekasan Ahmad Fauzi menyatakan, pembangunan infrastruktur, terutama jalan harus dikerjakan sesuai perencanaan dan rencana anggaran belanja (RAB) yang telah tertuang dalam kontrak.
”Sebelum pekerjaan tentu sudah ada proses perencanaan. Termasuk gambar teknis dan RAB yang harus menjadi acuan di lapangan, ujarnya kemarin (30/9).
Politikus Demokrat itu mengingatkan, apabila terdapat penyimpangan dari perencanaan awal, apalagi menyangkut RAB atau gambar lokasi, hal tersebut bisa menjadi temuan.
Karena itu, pihaknya memastikan akan melakukan inspeksi mendadak (sidak) dalam waktu dekat bersama tim Komisi III.
”Apalagi ada perubahan perencanaan di tengah jalan dengan alasan masukan tertentu.
Itu harus dipertanyakan dan menjadi catatan untuk ditindaklanjuti, tegasnya.
Fauzi menyatakan, pengawasan yang dilakukan dewan merupakan bentuk tanggung jawab terhadap kinerja instansi terkait.
Bukan hanya di Kartaganah, tetapi juga pada sejumlah proyek lainnya.
”Sasarannya adalah memastikan pekerjaan sesuai kontrak, tidak ada persoalan di bawah, dan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat, pungkasnya. (ay/daf)
Editor : Amin Basiri