PAMEKASAN, RadarMadura.id – Senyum warga miskin ekstrem di Bumi Gerbang Salam kembali merekah. Harapan mereka sedikit terangkat setelah Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur menyalurkan tambahan bantuan tunai.
Bantuan uang Rp 1,5 juta bukan hanya angka, melainkan peluang untuk memenuhi kebutuhan dasar. Setelah pada tahap pertama hanya 269 warga yang lolos verifikasi, kini giliran 628 penerima manfaat ditetapkan dalam tahap kedua.
Para penerima bantuan itu ditetapkan melalui SK Gubernur Jawa Timur. Jumlah itu lebih kecil dibandingkan usulan yang diajukan Pemkab Pamekasan sebanyak 896 warga. Mereka dinilai tidak memenuhi syarat karena berbagai alasan.
Kabid Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinsos Pamekasan Agus Wijaya mengatakan, data calon penerima sudah sesuai ketentuan. Yakni, mengacu pada program Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE).
Dia menuturkan, sebaran penerima program P3KE pada tahap kedua menunjukkan Kecamatan Pamekasan menempati posisi jumlah penerima paling banyak.
Yakni, berjumlah 162 orang, disusul Palengaan 122, dan Proppo 82.
”Sebaliknya, Kecamatan Pasean hanya satu penerima, Larangan tiga penerima, serta Tlanakan empat penerima. Detail lainnya, Waru mendapat 24 penerima, Batumarmar 59 penerima, Pakong 29 penerima, Pademawu 14 penerima, Pegantenan 59 penerima, Kadur 57 penerima, dan Galis 12 penerima,” ungkapnya, Rabu (24/9).
Agus menegaskan, verifikasi dilakukan agar bantuan lebih tepat sasaran. Sehingga bantuan itu benar-benar bermanfaat untuk masyarakat yang layak menerima.
”Prinsipnya, kami hanya menyalurkan kepada warga yang memang masuk kategori miskin ekstrem. Jika ada yang sudah lebih mampu, otomatis gugur,” tandasnya. (afg/yan)
Editor : Hendriyanto