PAMEKASAN, Radar Madura.id - Nur Aini dan Jatima anak yatim berprestasi yang tinggal dirumah tidak layak huni (RTLH) mendapatkan simpati dari banyak pihak.
Salah satunya datang dari pengusaha tembakau di Madura Khairul Umam atau H. Her melalui tim bawang mas center (BMC).
Tim BMC Azif Mawardi Zein menyampaikan, timnya telah melakukan survei ke lapangan untuk memastikan kebenaran laporan dari masyarakat yang juga telah diterbitkan di Jawa Pos Radar Madura (JPRM).
Yakni, tentang keberadaan Aini anak yatim Desa Campor, Kecamatan Proppo yang tidak memiliki rumah atau menumpang. Sehingga menjadi perhatian H. Her untuk diberikan bantuan rumah.
"Banyak laporan dari masyarakat untuk meminta membantu Aini. Alhamdulillah hasil survei kami dilapangan dinyatakan layak mendapatkan bantuan ," katanya Senin (8/9).
Bantuan rumah yang diberikan oleh BMC merupakan program rutin untuk membantu masyarakat tidak mampu. Harapannya bisa menjadi sumber kebahagiaan dan jawaban bagi mereka yang ingin memiliki rumah layak.
"Material bahan sudah didatangkan. InsyaAllah Sabtu pekerjaan akan segera dilaksanakan, karena ini perintah dari Pak Bos (H.Her) untuk di prioritaskan," tambahnya.
Nipuh, Seaku ibu Aini tidak dapat membendung kebahagiaannya pasca mengetahui akan mendapatkan rumah.
Dirinya tidak menyangka pasca diberitakan oleh Jawa Pos Radar Madura langsung mendapatkan respon positif dari banyak kalangan. Kini, dirinya memiliki harapan baru untuk tinggal di tempat layak.
"Alhamdulillah saya sangat bersyukur ada yang mau membantu memberikan rumah layak kepada saya dan anak saya. Terima kasih H.Her semoga pekerjaan berjalan lancar," pintanya. (Ay)
Editor : Amin Basiri