PAMEKASAN, RadarMadura.id – Indomaret Cabang Gresik menunjukkan langkah nyata kepedulian sosial, Selasa (29/7), perusahaan ritel tersebut menyerahkan bantuan corporate social responsibility (CSR) berupa satu unit genset kepada Masjid Agung Asy-Syuhada Pamekasan.
Program CSR ini menjadi simbol kolaborasi harmonis antara dunia usaha, masyarakat, dan pemerintah daerah. Bantuan diserahkan langsung oleh Branch Manager Indomaret Cabang Gresik Sugeng Riyadi kepada pemerintah daerah.
Sugeng berharap bantuan genset tersebut dapat mendukung kelancaran berbagai kegiatan keagamaan di Masjid Agung Asy-Syuhada. Apalagi, masjid tersebut merupakan pusat spiritual masyarakat Kota Gerbang Salam.
Baca Juga: Keripik Usus ANNISA, Dari Dapur Rumahan ke Indomaret
”Kami ingin program CSR di tempat ibadah ini menjadi bagian dari upaya membangun generasi yang lebih agamis dan cinta terhadap masjid. Karena, dari tempat suci inilah nilai-nilai dari kebaikan ditanamkan sejak dini,” terang Sugeng.
Sementara itu, Bupati Pamekasan KH. Kholilurrahman mengapresiasi kontribusi yang diberikan oleh Indomaret. Ia menilai bantuan tersebut bukan sekadar alat, melainkan bentuk nyata kepedulian terhadap pembangunan spiritual masyarakat.
”Kami bersyukur dan berterima kasih kepada Indomaret Cabang Gresik. Bantuan ini menunjukkan bahwa perusahaan bisa berperan dalam pembangunan daerah, tidak hanya dalam ekonomi tetapi juga bidang keagamaan dan sosial,” ulasnya.
Kiai Kholil berharap kolaborasi seperti ini terus berlanjut dan menginspirasi perusahaan lain untuk ikut peduli terhadap fasilitas umum. Ia menekankan pentingnya menjaga semangat gotong royong antara pemerintah, masyarakat, dan pelaku usaha.
Baca Juga: Indomaret Bantu Renovasi Puskesmas Teja, Pamekasan
Ketua Takmir Masjid Asy-Syuhada Pamekasan, KH. M. Sahibuddin, juga menyampaikan rasa syukurnya atas bantuan yang diterima. Menurutnya, keberadaan genset sangat membantu, terutama saat terjadi gangguan listrik di tengah pelaksanaan ibadah.
”Kami bersyukur atas bantuan ini. Genset ini akan sangat bermanfaat, khususnya dalam memastikan kegiatan ibadah tetap berjalan saat terjadi pemadaman listrik. Semoga menjadi amal jariyah bagi semua pihak yang terlibat,” tukasnya. (afg)
Editor : Hendriyanto