PAMEKASAN, RadarMadura.id – Bupati Pamekasan Kholilurrahman berjanji akan lebih serius dalam mengelola keuangan daerah. Pihaknya akan mengawasi realisasi anggaran yang bersumber dari APBD 2025.
Bupati Kholil menyampaikan, penyusunan perencanaan penggunaan anggaran akan diawasi. Itu dilakukan dalam rangka mengawal dan menindaklanjuti rekomendasi komisi pembarantas korupsi (KPK).
”Ke depan bupati akan bertanggung jawab penuh sehingga harus lebih cermat dalam mengawal APBD,” ujarnya.
Pengawasan penyusunan APBD dilakukan unutk menghindari temuan pengeloalaan angggaran yang tidak tepat. Seperti 14 rekomendasi yang dipaparkan KPK di Gedung Merah Putih. Untuk itu, Bupati Kholil akan mengandalkan staf khusus (Stafsus).
”Stafsus ini akan bertugas membantu saya menguliti APBD. Ketika ada hal-hal yang mencurigakan bisa ditelusuri,” tegasnya.
Kholil menginginkan APBD yang disahkan tidak ada evaluasi dari KPK lagi. Terutama pada penggunaan dana hibah dan kegiatan lainnya. Sebab banyak yang ditemui penggunaan anggaran cacat pada tahap perencanaan.
Menurutnya, penggunaan APBD akan dikawal dari tahap penyusunan hingga pengesahan. Sehingga tidak ada celah penyalahgunaan kewenangan pejabat dalam memanfaakan anggaran. ”Anggaran 2026 akan saya kendalikan langsung dan saya akan dibantu stafsus,” ucapnya. (ay/bil)
Editor : Amin Basiri